• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 21 Oktober 2014
Tribunnews.com

Buron Perempuan Kasus Penipuan Ditangkap saat Tahlilan

Selasa, 18 Mei 2010 23:22 WIB
Buron Perempuan Kasus Penipuan Ditangkap saat Tahlilan
SRIPO/SYAHRUL H
Tersangka kasus penipuan Ayu Trisna ditangkap aparat Poltabes Palembang, Selasa (18/5/2010).
Laporan wartawan Sriwijaya Post, Johanes Iswahyudi

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG
- Seorang perempuan yang masuk dalam DPO (Daftar Pencarian Orang) Bareskrim  Polri ditangkap oleh Unit Resmob Poltabes Palembang ketika berada di rumah orang tuanya saat melakukan tahlilan, Selasa (18/5/2010) selepas maghrib.

Awal penangkapan yakni saat pihak Poltabes Palembang menerima fax dari Bareskrim Polri Dir II Ekonomi dan Khusus yang ditandatangani oleh Brigjen Pol Drs Raja Erizman pada tanggal 15 Februari 2010. Lalu hal tersebut ditanggapi oleh pihak Poltabes Palembang yang memerintahkan Unit Resmob pimpinan Iptu Eddy Santoso (30) untuk melakukan penangkapan. Iptu Eddy Santoso langsung bergerak ke lokasi bersama enam anggota Resmob dengan Kepala Tim Brigadir M Agus Akbar.

Berdasarkan laporan, tersangka sedang berada di rumah orang tuanya yang berada di Jl Kapten A Rivai lrg Natuna No 254. Sekitar pukul 12.00 anggota bergerak ke lokasi dan mengamankan daerah tersebut agar tersangka tidak melarikan diri. Ternyata tersangka yang bernama Ayu Trisna (44), karyawati dengan alamat terakhir Jl Kampung Melayu Besar RT 10 RW 1 Kelurahan Kebun Baru Kecamatan Tebet Jakarta Selatan datang pada hari Senin (17/8/2010) pukul 23.00.

Wanita ini sedang mengikuti tahlilan karena ibunya telah meninggal dunia pada hari Minggu (16/5/2010). Karena sedang berkabung, polisi melakukan penangkapan secara persuasif ditemani seorang polwan. Awalnya Ayu Trisna enggan dibawa ke Poltabes Palembang dan memberontak. Namun setelah diberitahukan bahwa mereka mempunyai surat penangkapan dari Poltabes berdasarkan surat keterangan penangkapan dari Bareskrim, tersangka tak dapat mengelak dan langsung dibawa ke Poltabes pukul 19.00.

Rupanya ada dua orang DPO yang dilampirkan dalam surat penangkapan dari Bareskrim. Ternyata tersangka itu tak lain adalah kakak kandung perempuan Ayu Trisna yang bernama Dewi Marita (44), karyawati.
Awalnya kakaknya tersebut akan datang ke Palembang namun tidak jadi dikarenakan Ayu sudah tertangkap.
Setelah berada di Poltabes Palembang, tersangka enggan berkomentar banyak. "Saya ingin seorang pengacara. Atas dasar apa saya ditangkap dan dibawa kesini. Saya tidak tahu apa-apa,"ujarnya.

Wanita ini rupanya terlibat kasus penggelapan dan penipuan berdasarkan laporan polisi LP/376/VII/2008/Siaga 1 pada tanggal 10 Juli 2010. "Saya ini hanya bekerja sebagai merketing saja, jual barang- barang perusahaan orang lain. Kok bisa ditangkap," jelasnya.

Ayu Trisna tak mau berkomentar banyak lagi dan hanya memainkan handphone menelepon keluarganya. "Kami hanya melakukan penangkapan saja dari surat perintah Bareskrim. Kalau untuk kasusnya kita sendiri belum tahu. Yang pasti tersangka sudah kita tangkap karena berdasarkan surat penangkapan yang mengatakan bahwa tersangka terlibat kasus penggelapan dan kasus penipuan," jelasnya.

Terpisah Kapoltabes Palembang AKBP Drs Budi Cahyo Siswanto
mengatakan bahwa ada 26 orang yang menjadi korban penipuan oleh kedua tersangka. "Kalau untuk nominalnya sekitar Rp 47 milyar,"terangnya via telepon. Rencananya, Rabu (19/5/2010) pagi, anggota dari Mabes Polri akan datang ke Palembang menjemput tersangka yang akan dibawa ke Jakarta.
Editor: Prawira Maulana
Sumber: Sriwijaya Post
6 KOMENTAR
18201 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • turbo-Rabu, 19 Mei 2010 Laporkan
    kalo bisa dapat uang segitu, ilmu tipunya tinggi juga ya, belajar dimana tuh??!!!!
  • lebaran-Rabu, 19 Mei 2010 Laporkan
    banyak yang gila materi, tidak memikirkan moral, etika, dan dosa.. kasian orang-orang yang hatinya terkunci ini.. semoga cepat bertobat, AMIN.
  • cariberita-Rabu, 19 Mei 2010 Laporkan
    penjahat seperti ini harus diadili, tapi harus kembalikan dulu uang yang dicuri, ntar abis keluar penjara enak2an dia jadi kaya.. harus adil juga untuk korbannya dong..hehehe.. pengalaman pribadi!
  • pengamat-Rabu, 19 Mei 2010 Laporkan
    banyak sampah masyarakat seperti ini ya...
  • tangkappenipu-Rabu, 19 Mei 2010 Laporkan
    Ayu Trisna bukan marketing biasa, dia dan kakanya dewi marita adalah pemilik dari PT Capital Investment International, perusahaan yang menerbitkan dan memasarkan produk investasi palsu yang beroperasi di jakarta dan beberapa kota besar lainnya termasuk pa
  • tangkappenipu-Rabu, 19 Mei 2010 Laporkan
    informasi DPO ini ada di: http://www.polri.go.id/index.php?op=dpo
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas