Hotel Santika Balikpapan Resmi Dibuka Hari Ini

Hotel Santika Balikpapan di kawasan Bandara Sepinggan, Kalimantan Timur, resmi dibuka untuk umum hari ini, Rabu (19/5/2010).

Laporan Wartawan Tribun Kaltim Meinar F Sinurat

TRIBUNNEWS.COM, BALIKPAPAN - Hotel Santika Balikpapan di kawasan Bandara Sepinggan, Kalimantan Timur, resmi dibuka untuk umum hari ini, Rabu (19/5/2010). Baru saja belangung pengguntingan pita oleh General Manager Angkasa Pura (AP) I, Mardani.

Kehadiran Hotel Santika di Bandara Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur semakin melengkapi Kota Balikpapan sebagai kota MICE (meeting, incentive, convention, and exhibition). Hari ini, hotel bintang 3 masih Trial opening. Rencananya dibuka oleh General Manager PT Angkasa Pura. Grand openingnya sendiri direncanakan awal Juli, bersamaan dengan dioperasikannya ruang tunggu baru Bandara Sepinggan.

Berbeda dengan kebanyakan hotel bintang 3 lainnya, Hotel Santika Balikpapan memiliki banyak kelebihan, di antaranya lokasi yang strategis karena berada satu lokasi dengan Bandara Sepinggan, fasilitas check in ke ruang keberangkatan bandara yang memudahkan penumpang pesawat, serta dilengkapinya area hotel dengan X-Ray.  "Dengan adanya alat X-Ray, tamu hotel akan benar-benar aman dan steril. Dan perlu diketahui juga, alat X-Ray ini biasanya bukan untuk hotel bintang 3 atau 4 tapi untuk bintang 5, dan Santika Balikpapan adalah satu-satunya hotel bintang 3 di Indonesia yang memiliki alat X-Ray, ini yang bisa meningkatkan grade hotel kita," kata Heruansyah Noor, Owner Hotel Santika Balikpapan.

Keamanan dengan alat X-Ray ini pun telah diverifikasi dan lolos sertifikasi, mengingat Hotel Santika Balikpapan, satu-satunya hotel yang menghadap ke airside. "Keamanan adalah faktor yang juga harus diprioritaskan, dan ini bisa dijadi salah satu jualan kami selain tentunya kenyamanannya, " tegas Heruansyah.

Untuk kenyamanannya pun, meski berada di lokasi bandara yang terkenal bising oleh lalu lintas pesawat, Hotel Santika telah melengkapi diri dengan arsitektur yang berkualitas, yakni dengan adanya double glass yang berfungsi meredam kebisingan suara. "Istilahnya soundproof. Pokoknya tidak akan ada kebisingan, dan sangat nyaman untuk tempat menginap," kata Heruansyah.

Terkait dengan target okupansinya, Heruansyah mengaku optimis tercapai 80 persen. Alasannya, sebagai hotel yang searea dengan bandara, Hotel Santika bisa menjadi hotel transit bagi para penumpang pesawat. "Artinya tamu yang datang belum tentu over night, bisa saja cuma enam  jam lalu check out, ini yang bikin kami optimis bisa mencapai 80 persen," ucap Heruansyah.

Menariknya, hotel ini akan dilengkapi dengan mal B-Square. Tenan-tenan besar yang dipastikan hadir di mal seluas lebih dari 12.000 m2 seperti Solaria, Keris Gallery, dan kafe-kafe bergengsi lainnya.  Hotel Santika dibangun di areal seluas 26.000 m2. Setengah bagiannya untuk hotel, dengan lantainya sebanyak 3 lantai (lantai 3, lantai 4, dan lantai 5), sedangkan setengah bagian lainnya diperuntukan bagi mal.
Fasilitas lainnya yang akan hadir yaitu ballroom dengan kapasitas hingga 1000 orang, spa, gym, pub/ live music, karaoke dan respresentative office yang diisi oleh perusahaan-perusaha an papan atas, dan airline.
Lantai 1 Hotel Santika dipakai untuk ruang keberangkatan pesawat, dan area komersil seperti department store, dan lantai 2 dibagi jadi dua yani lobi hotel dan mal. Jumlah keseluruhan kamar ada 140 room, dengan tarif per kamarnya mulai Rp 500.000 hingga Rp 600.000 per malam.

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved