• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 April 2014
Tribunnews.com

Oknum Jaksa Kejati Jabar Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 9 Juni 2010 19:43 WIB
Laporan Wartawan Tribunjabar.co.id, Sob
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG
- Kuasa Hukum Iros, Rafael Situmorang, akhirnya melaporkan EE, seorang jaksa di Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Jabar) terkait kasus dugaan penipuan dalam bentuk menjanjikan tembusnya seleksi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kejaksaan Sumedang.

EE dilaporkan Rafael ke Polwiltabes Bandung , Rabu (9/6/2010) sore dengan nomer laporan Nopol LP/914/V1/2010/ Bag Ops. EE dilaporan dengan tuduhan melanggar pasal penipuan dan penggelapan yakni pasal 372 jo 378 KHUPidana. Dikatakan Rafael, awalnya dirinya tidak ingin melaporkan EE ke penegak hukum.

Dirinya atas nama klien berusaha menyelesaikannya secara kekeluargaan terlebih dulu. Namun setelah lama ditunggu untuk mengembalikan uang, tidak ada niatan baik dari EE.

"Saya awalnya meminta kekeluargaan, kemudian hal itu tidak tembus. Saya juga melaporkan kejadian ini ke pada pihak Kejati. Namun tidak ada niat baik juga dari EE. Maka saya laporkan ke polisi," ungkap Rafael.

Rafael mengharapkan agar kepolisian menindaklanjuti pelaporanya. Hal ini agar kasus dugaan penipuan khususnya yang menyangkut menjanjikan masuk PNS tidak ada lagi di wilayah Jabar. "Ini harus ditindaklanjuti. Karena untuk memberikan efek jera kepada semua pihak," jelasnya.     

Dikatakan Rafael, jaksa EE diduga melakukan penipuan terhadap kliennya  Iros Rosmiati pada tahun 2008 lalu sebesar Rp 75 juta. EE, jelas Rafael, mengaku bisa memasukkan anaknya Iros, Irfan Maulana menjadi PNS di lingkungan Kejaksaan Negeri Sumedang. Namun hingga sekarang, Irfan tidak juga menjadi PNS. (*)
Editor: Harismanto
Sumber: Tribun Jabar
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
24221 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas