• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 30 Juli 2014
Tribunnews.com

Capek-capek Nyensus Tak Diberi Honor

Sabtu, 26 Juni 2010 03:51 WIB
Capek-capek Nyensus Tak Diberi Honor
tribunnews.com/dany permana
Sensus Tunawisma - Tunawisma di kawasan Stasiun Sawah Besar Jakarta, Sabtu (15/5), disensus oleh Badan Pusat Statistik pada malam hari, karena BPS menganggap malam adalah waktu yang tepat untuk menemui mereka. (TRIBUNNEWS.COM/dany permana)
Laporan wartawan Tribun Manado

TRIBUNNEWS.COM, BOROKO
- Ratusan petugas pencacah (sensus) penduduk di Kabupaten Bomut Sulawesi Utara mengeluh. Mereka belum mendapatkan honor dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kotamobagu kendati sensus penduduk telah berakhir sejak 31 Mei lalu.

"Kami direkrut secara resmi untuk mendata penduduk di Kabupaten Bolmut, sebagain besar hidup mereka bercocok tanam. Dan terpaksa harus ditinggalkan karena mendapat tanggung jawab baru untuk melakukan sensus penduduk," ungkap Ikbal kepada Tribun Manado.

Kata Ikbal, BPS hanya mengumbar janji untuk memberikan hak para petugas lapangan yang sempat naik turun rumah selama sebulan. Dituturkannya,  hingga saat ini belum ada tanda?tanda pembayaran honor petugas sensus. Senada dengan Ikbal, seorang petugas  lainnya, Ida menuturkan dirinya bersama teman?teman di Kecamatan Bolangitang mengharapkan agar honor tersebut dapat diterima secara utuh. "Saya selalu pinjam uang sama tetangga dengan harapan nanti ada penggantinya," keluh Ida yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga.

Koordinator Tim Komus Dua Timur, Suldin Hapili, Kepala Statistic Kecamatan Kaidipang, ketika dikonfirmasi menjelaskan bahwa persoalan keterlambatan pembayaran honor itu benar adanya.

Hapili menjelaskan bahwa pihaknya sama sekali tidak melakukan kesengajaan, melainkan ada beberapa hal diantaranya menyangkut belum rampungnya data yang masuk di BPS Cabang Bolmong. Setelah semuanya rampung barulah diadakan pembayaran.

"Ini sesuai kontrak kerja dan prosedur ini harus dijalankan. Sebaian besar kabupaten/kota mengalami hal yang sama. Jadi kita di Bolmut diharapkan dapat bersabar. Tetap honor itu akan di bayarkan," jelas Hapili, seraya menjelaskan sedikit dimana ada perbaikan data sensus. Sekedar diketahui honor yng akan diterima setiap bulan antara Rp 3 juta.
Editor: Prawira Maulana
Sumber: Tribun Manado
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
28534 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas