Kepala Balita Terjepit Stupa Candi Borobudur

Maila (4) mengalami nasib naas setelah kepalanya terjepit dalam stupa kun

TRIBUNNEWS.COM, MAGELANG --  Maila (4) mengalami nasib naas setelah kepalanya terjepit dalam stupa kuntho bimo salah satu dari 73 stupa candi yang berada di lantai tiga, bagian Arupadhatu Candi Borobudur Magelang Jawa Tengah, Minggu (27/6/2010). Kepala balita ini sempat terjepit selama satu jam  di lubang stupa Candi Borobudur berukuran 3 0x 30 sentimeter.

Putri dari Tri Wahyuningsih (35), warga Dusun Ungaran RT 07/ RW III, Desa Ketep, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang ini secara tak sengaja masuk dan terjepit ketika orangtuanya ingin merogoh patung yang ada dalam stupa.

Kepala Balai Konservasi Peningalan Candi Borobudur, Marsis Sutopo mengungkapkan, awalnya Maila bersama rombongan keluarganya ingin menjenguk Budi Rahayu (45), guide yang juga warga sekitar candi. Budi Rahayu sendiri merupakan korban kecelakaan flying fox di Kompleks Taman Wisata Candi Borobudur, Jumat 25 Juni lalu.

“Namun, saat ibunya merogoh dan melepaskan, anaknya ikut penasaran merogoh dan tiba-tiba kepalanya masuk di lubang stupa berbentuk belah ketupat paling bawah dan tidak bisa keluar lagi,” jelas Marsis.

Akhirnya, anak itu histeris dan menangis setelah tidak berhasil mengeluarkan kepalanya dari dalam lubang stupa. Kedua orangtua korban histeris dan petugas keamanan dari PT Taman Wisata Candi Borobudur (PT TWCB) pun datang untuk memberikan pertolongan.

“Setelah selama satu jam lebih, petugas keamanan candi dan polisi berusaha melakukan pertolongan. Kepala bocah itu berhasil dikeluarkan dengan luka di bagian jidat kepala dan langsung dilarikan ke RSUD Magelang,” tutur Marsis.

Dokter piket Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Umum Daerah Muntilan, Magelang, dr Ariani Ardiarini menyatakan, luka yang dialami Maila tak begitu serius.

“Hanya jidatnya yang mengalami luka, lecet-lecet akibat gesekan dengan lubang stupa yang sempit sehingga butuh perawatan lebih lanjut, terutama kondisi traumanya,” jelas Ariani. (*)

Editor: Tjatur Wisanggeni
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved