• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 27 Agustus 2014
Tribunnews.com

Tiga Terluka Akibat Bakar Polsek Ulu Rawas

Senin, 6 September 2010 13:35 WIB
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perusakan dan penyerangan kantor polisi sektor Ulu Rawas dipastikan memakan tiga korban. Namun, ketiganya hanya menderita luka ringan dan luka tembak di bagian kaki.

Ketiganya adalah Khairul. Warga Desa Lesung Batu, Ulu Rawas itu menderita luka ringan karena terjatuh saat mencoba melarikan diri dari kejaran petugas Polsek yang geram atas tindakannya yang lari dari kejaran petugas Polsek yang sedang melakukan razia kendaraan bermotor di depan Polsek.

"Selanjutnya warga tersebut diantar ke rumahnya," ujar Kadiv Humas Polri, Brigjen Pol Iskandar Hasan dalam pesan singkat kepada Tribunnews, Minggu malam.

Pembakaran Polsek Ulu Rawas sendiri, menurut Iskandar dipicu oleh kegiatan operasi razia kendaraan bermotor di depan Polsek Ulu Rawas pada Sabtu lalu sekitar pukul 17.30 Wib, oleh petugas Polsek.

Naas bagi keluarga besar Polsek Ulu Rawas, setelah mereka mengantarkan Khairul ke rumahnya tersebut, ratusan warga justru mendatangi Polsek Ulu Rawas dengan amarah, dan kemudian membakar Polsek itu.

"Polsek dan kendaraan roda empat untuk patroli terbakar. Selanjutnya datang personil Polres Mura ke TKP melakukan pembubaran yang mengakibatkan 2 warga atas nama Afrizal terserempet peluru petugas. Mengalami luka lecet dan sudah dikembalikan ke keluarganya," papar Iskandar.

Seorang korban lain adalah Pendi. Dia tertembak di bagian kaki karena insiden tersebut. "Saat ini masih di rawat di RS Linggau," katanya.

Situasi sendiri, kata Iskandar kini sudah kondusif setelah adanya pertemuan antara Kapolres dengan tokoh masyarakat untuk membhas kerusuhan ini.

"Diambil keputusan 23 warga yang diamankan dikembalikan termasuk 14 sepeda motor milik warga," ungkapnya.
Penulis: Vanroy Pakpahan
Editor: Johnson Simanjuntak
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
46503 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas