• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 23 Oktober 2014
Tribunnews.com

Oknum Pol Airud Disel Karena Fasilitasi Mesum di Mes

Jumat, 17 September 2010 03:20 WIB
Oknum Pol Airud Disel Karena Fasilitasi Mesum di Mes
ist
Ilustrasi
BIREUEN, TRIBUNNEWS.COM -- Seorang oknum Polisi Airud (Pol Air) Polres Bireuen berinisial Her (27), masuk sel karena diduga memberikan fasilitas kepada pelaku mesum di Mes Airud lama, kawasan Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Peudada, Bireuen, Selasa (14/9/2010) petang.

Kapolres Bireuen, AKBP H Raden Dadik Junaedi Supri Hartono didampingi Kasat Reskrim, AKP Khairul Saleh kepada Serambi, Rabu (15/9/2010) membenarkan hal tersebut.

Menurutnya, sebelum melakukan penahanan terhadap oknum anggota Pol Airud itu, terlebih dahulu masyarakat Desa Pulo, Kecamatan Peudada, Selasa (14/9/2010) sore menangkap pasangan mesum berinisial Abd bin Nur (27) dan Rk binti MN (16) di kamar Mes Airud Kompleks PPI Peudada. Pasangan dari Kecamatan Samalanga ini juga dibawa ke Mapolres untuk dimintai keterangan.

Kedua pelaku mesum tersebut mengaku, awalnya mereka berkomunikasi melalui telepon, selanjutnya mereka bertemu dan jalan-jalan ke Bireuen. Setelah itu MN dibawa ke Mes Airud Peudada karena kebetulan si laki-lakinya teman dekat Her yang anggota Pol Airud.

Sedangkan menurut pengakuan si wanitanya, awalnya dia menolak ajakan Abd untuk masuk kamar karena takut. Namun akhirnya MN tetap saja tak bisa menolak. Sedangkan Her, meninggalkan pasangan itu karena harus membeli minum. Saat sedang berduaan itulah, Abd dan MN ditangkap warga.

Menurut Kapolres Bireuen, Abd dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak Tahun 2003 Pasal 82 karena diduga telah melakukan pencabulan terhadap gadis di bawah umur dan ancaman kurungan 15 tahun penjara. Sedangkan oknum Pol Airud yang diduga memberi fasilitas tetap ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.(edi/c38)
Editor: Tjatur Wisanggeni
0 KOMENTAR
48843 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas