Video Mesum PNS dan Honorer Beredar

Heboh rekaman video mesum yang dilakukan oleh pelajar belum usai, kini muncul lagi rekaman video adegan mesum PNS

Rekaman yang berdurasi 3:59 menit ini diambil secara diam-diam melalui kamera ponsel. Beredarnya rekaman ini sudah menjadi bahan obrolan para PNS di lingkungan pemerintahan kabupaten (pemkab) Bangkalan sendiri.

Mereka mengaku tidak tahu awalnya dari mana rekaman itu. Namun, jika dilihat dari latarnya, rekaman tersebut berlokasi di area rekreasi Mercusuar. Dari video tersebut, nampak jelas wajah-wajah pasangan yang melakukan adegan (maaf) oral itu.

Dengan santai pria yang ditengarai berinisial RD itu duduk di atas jok sepeda motor Honda Beat warna pink, pria yang sudah beristri tersebut tidak sadar bahwa tindakannya direkam melalui kamera ponsel. Sedangkan DL sendiri nampak sibuk dengan job nya.

Bahkan, ketika Surya menilisik ke lingkungan pemkab Bangkalan yang terletak di jalan Soekarno Hatta, salah satu PNS sudah berani memastikan pelakunya setelah melihat rekaman video tersebut.

“Itu adalah RD (nama samaran, Red) yang merupakan PNS bagian keuangan sekdakab. Sedangkan yang perempuan DL adalah THL (tenaga honorer lepas) yang berada di bagian humas dan protokol,” ungkapnya yang juga salah satu PNS bagian humas dan protokol Kabupaten Bangkalan yang tidak mau disebutkan namanya.

Terkait inisial yang disebutkan sumber tersebut, untuk menggali lebih dalam lagi, Surya belum menemukan persembunyian RD dan DL, karena setelah mengetahui adegan yang mereka lakukan di tempat rekreasi Mercusuar, Desa Ujung Piring, Kecamatan kota, beredar di masyarakat, keduanya menghilang.

“Kalau tanya di mana mereka sekarang, sampeyan gak mungkin bisa menemukan mas. Karena mereka berdua masih diselidiki,” tuturnya

Terpisah, wakil Bupati Bangkalan, Drs H Moh Syafik Rofii mengaku sudah mengetahui beredarnya video mesum tersebut. Namun, orang nomor dua di Bangkalan ini nampak sangat hati-hati dalam memberikan keterangan terkait tindakan asusila yang mencoreng nama baik Pemkab Bangkalan.

Bahkan, dari keterangannya, Syafik (sapaan akrabnya, Red) masih belum memastikan apakah pelaku adegan mesum tersebut benar-benar dari kalangan PNS Bangkalan.

“Dari aspek kepegawaian masih dipelajari dulu. Nantinya akan ada pemanggilan untuk dimintai keterangan. Setelah itu Bupati (RKH Fuad Amin) akan mengutus sekda, BKD, atau inspektorat untuk mengurus permasalahan ini. Setelah itu Bupati yang akan menentukan langkah apa yang akan diambil,” jelasnya yang mengaku sudah melihat sepintas rekaman tersebut.

Halaman
12
Editor: Tjatur Wisanggeni
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2016
About Us
Help