Rabu, 26 November 2014
Tribunnews.com

Seleksi CPNS di Nunukan Diduga Terjadi Kecurangan

Selasa, 28 Desember 2010 18:14 WIB

Seleksi CPNS di Nunukan Diduga Terjadi Kecurangan
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Ribuan peserta mengikuti tes CPNS Depkes di Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (31/10/2009).
Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru

TRIBUNNEWS.COM, NUNUKAN -
Pelaksanaan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Nunukan diduga sarat kepentingan. Berbagai kecurangan diduga telah dilakukan oknum tertentu di Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Kabupaten Nunukan untuk meloloskan sejumlah peserta yang merupakan titipan para pejabat.

Modusnyapun dilakukan dengan berbagai cara. Selain memanipulasi hasil ujian peserta seleksi, oknum dimaksud diduga telah menggeser formasi tertentu untuk memberikan kesempatan kepada titipan pejabat dimaksud agar bisa lolos seleksi.

Salah satu dugaan kecurangan yang telah dilakukan yakni munculnya nomor yang berbeda dengan nama peserta yang dinyatakan lulus. Dalam pengumuman nomor peserta yang dinyatakan lulus 640523036 atas nama Nurhasmah, A.Md.Kep untuk jabatan perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Nunukan. Padahal nomor ujian tersebut milik Halija A.Md.Kep.

Adapula formasi yang awalnya hanya satu, namun tiba-tiba yang dinyatakan lulus menjadi tiga orang. Formasi dimaksud yakni penyusun risalah sidang di Kantor DPRD Nunukan.

"Padahal kalau memang harus ada pergeseran formasi, masih banyak formasi lain yang mendesak untuk diisi. Kalau saya menduga, sebenarnya pergeseran formasi yang dilakukan Pemkab Nunukan ini untuk mengakomodir titipan-titipan para pejebat. Dengan mengalihkan formasi dalam jumlah besar pada bidang tertentu, semakin membuka lebar kesempatan titipan tersebut bisa lulus seleksi," ujar Koordinator Serikat Mahasiswa Nunukan (SMN) Surabaya Saddam Husin. (*)
Editor: Iwan Apriansyah
Sumber: Tribun Kaltim

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas