• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 1 November 2014
Tribunnews.com

Warga Serang Pos TNI AU di Manado, Kapolsek Berkelahi

Sabtu, 22 Januari 2011 23:14 WIB
Warga Serang Pos TNI AU di Manado, Kapolsek Berkelahi
TRIBUNMANADO/LUCKY F KAWENGIAN
Aksi massa di pos jaga TNI AU
Laporan Wartawan Tribun Manado, Lucky F Kawengian

TRIBUNNEWS.COM, MANADO
- Sekitar 200 warga yang marah dari beberapa desa di Langowan, Manado, merusak pos jaga TNI AU di Desa Kalawiran, Kecamatan Kakas, Sabtu (22/1/2011).

Tribun Manado (Tribunnews.com Network) memberitakan, Kapolsek Langowan, AKP Ronny Tumalun SE sempat emosi dan terlibat adu fisik dengan beberapa warga.

Ratusan warga tiba di lokasi menggunakan mobil bak terbuka dan puluhan sepeda motor, siang tadi.

Bersama puluhan masyarakat yang tinggal di sekitar pos jaga tersebut, massa bergerak menuju pos TNI AU yang saat itu dijaga beberapa orang personel TNI.

Kemarahan massa merupakan buntut penganiayaan yang dilakukan empat anggota TNI AU yang berjaga di pos tersebut pada empat orang warga Langowan, Jumat (21/1/2011) malam.

Mulanya warga hanya berorasi di depan pos TNI AU. "Kami mengutuk tindakan anggota TNI yang melakukan penembakan dan menganiaya warga. Kejadian penembakan ini melanggar hak asasi manusia. Langowan adalah wilayah yang aman, kenapa harus menembak warga," teriak David Manembu, tokoh masyarakat Langowan.

Mendengar orasi tersebut, beberapa warga sempat terpancing emosinya dan berteriak memaki anggota TNI AU yang berjaga di tempat tersebut.

"Beri kami (warga) senjata dan kami akan berperang dengan anggota TNI AU. Atau mari kita berkelahi dengan tangan kosong, kita lihat siapa yang akan menang," teriaknya.

Saat emosi warga semakin meninggi, tanpa dikomando, puluhan warga langsung menghampiri pos jaga di depan banguna sederhana tersebut dan menarik beberapa papan sampai patah.

Akibat tindakan pengrusakan ini, sempat terjadi adu fisik antara warga dan anggota polisi yang mengamankan aksi warga tersebut. Kapolsek Langowan, AKP Ronny Tumalun SE sempat emosi dan terlibat adu fisik dengan beberapa warga.

Sempat terjadi tarik menarik yang diikuti makian dari kedua belah pihak. Untungnya kedua belah pihak bisa dipisahkan. Rombongan warga selanjutnya kembali ke arah Langowan.

Namun aksi massa tersebut tidak hanya sampai di situ. Massa yang masih marah kembali berkumpul di sekitaran gedung gereja GMIM Sentrum Langowan.

Massa dalam jumlah yang hampir sama dengan aksi sebelumnya kembali ke pos tersebut dan benar-benar menghancurkan pos jaga yang berada di samping jalan.
Editor: Dahlan Dahi
Sumber: Tribun Manado
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas