• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 20 Agustus 2014
Tribunnews.com

Korban Meninggal Tabrakan KA Bertambah

Jumat, 4 Februari 2011 08:11 WIB
Korban Meninggal Tabrakan KA Bertambah
Tribunnews.com/ Setya Krisna Sumargo
SELAMATKAN DIRI: Penumpang menyelamatkan diri dengan cara memecahkan kaca kereta api. Kereta Api Mutiara Selatan bertabrakan dengan Kereta Api Kutojaya di Atasiun Langensari, Banjar, Jawa Barat, Jumat (28/1/2011)

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dhani

TRIBUNNEWS.COM, CIAMIS - Korban meninggal akibat tabrakan Kereta Api (KA) Kutojaya dengan KA Mutiara Selatan di Stasiun Langensari, Kota Banjar, Jumat (28/1), bertambah menjadi empat orang.

Korban terakhir yang tewas adalah Ujang Hendri (38), warga Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat.  a meninggal dalam perawatan di Ruang Raflesia RSU Kota Banjar, Selasa (1/2), setelah dirawat selama lima hari.

Bapak dua anak ini mengembuskan napas terakhirnya di hadapan istrinya, Imar Maryati, yang dengan setia terus menungguinya.

Hendri menderita patah tulang kaki kanan dan luka robek di dahi kanan. Luka melepuh juga tampak pada bagian pahanya. Sebelum bisa dievakuasi, Ujang sempat terjepit besi-besi kereta berjam-jam lamanya. Di RSU Kota Banjar, korban juga sempat menjalani operasi pada tulangnya yang patah.

Sehari setelah operasi, kepada wartawan Tribun Jabar yang menjenguknya di RSU, korban sempat mengeluh bahwa dadanya sakit dan sesak saat bernapas.

Tabrakan maut antara KA Mutiara Selatan dengan KA Kutojaya Selatan terjadi sekitar pukul 02.30 saat KA Mutiara Selatan yang berangkat dari Stasiun Gubeng tiba di

Stasiun Langen sebelum melanjutkan perjalanannya ke Bandung. KA Mutiara Selatan yang masih melaju ini tanpa ampun menabrak KA Kutojaya yang sedang berhenti di jalur parkirnya. Dampak hantaman moncong KA Mutiara Selatan ini begitu hebatnya sekalipun kecepatan kereta diperkirakan kurang dari 30 kilometer per jam.

Loko KA Kutojaya yang ditabrak melesak masuk sekitar 4-5 meter, membuat kabin dan deretan kursi penumpang di tiga baris terdepan terlipat-lipat seperti kertas. Di bagian inilah banyak jatuh korban, akibat terjepit atau teriris lembaran besi baja.

Tiga penumpang tewas di lokasi kejadian. Belasan lainnya terpaksa dirawat di sejumlah rumah sakit di Kota Banjar dan Kota Bandung. Sementara para penumpang lainnya yang selamat dan luka ringan, hari itu juga diperbolehkan pulang, dan sebagian diangkut kembali menggunakan lima gerbong KA Mutiara Selatan menuju Bandung. KA Mutiara Selatan dapat beroperasi kembali setelah PT KA mendatangkan loko bantuan dari Banjar.

Saat tabrakan terjadi, KA Mutiara Selatan berisi sekitar 300 penumpang. Adapun KA Kutojaya Selatan berisi sekitar 420 penumpang. Tiga orang yang lebih dahulu tewas adalah Lina Rasmiati (18), mahasiswi STT Telkom Bandung, Nani Astuti (23) asal Kebumen, dan Atikah (20) asal Purwokerto.


Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
84559 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas