• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 21 April 2014
Tribunnews.com

Campak Serang Warga Enam Desa

Rabu, 6 April 2011 23:09 WIB
Campak Serang Warga Enam Desa
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Zezen M

TRIBUNNEWS.COM, GARUT
- Sedikitnya 140 warga di enam desa yaitu Desa Karyamukti, Sarimukti, Padaawas, Talaga, Karyamekar, dan Barusari, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut terserang penyakit campak.

Menurut informasi yang dihimpun Tribun, mereka yang terserang kebanyakan berusia antara satu hingga lima tahun atau usia balita. Hingga saat ini, para penderita campak masih menjalani proses pengobatan rawat jalan di Puskesmas Padaawas.

Salah seorang ibu penderita penyakit campak, Ani (27) mengaku anak semata wayangnya sejak seminggu lalu terserang penyakit tersebut. Namun, ia baru membawa anaknya untuk berobat hari itu.

"Awalnya saya hanya mengira gatal-gatal biasa. Tapi ternyata banyak juga anak-anak lain yang terkena penyakit yang sama. Saya baru bawa dia berobat haari ini. Tadi sudah diperiksa dokter," kata Ani sambil menggendong anak laki-lakinya yang berusia empat tahun saat ditemui di Puskesmas Padaawas, Rabu (6/4).

Warga lainnya, Salamah, juga mengatakan hal serupa. Wanita berusia 40 tahun ini mengaku, dua anaknya yaitu Fahmi (5) dan Ai (7) sejak minggu lalu terserang penyakit campak.

"Kemungkinan ini menular dari teman mainnya. Karena ada juga tetangga yang kena. Asalnya mereka sehat-sehat saja, sekarang kulit mereka masih terlihat merah," kata wanita berkerudung itu.

Dokter Puskesmas Padaawas, dr Yeyen mengatakan, serangan virus campak terjadi sejak dua minggu lalu. Menurutnya, pada minggu pertama jumlah penderita hanya puluhan orang. Namun kini, kata dia, jumlah penderita campak di wilayah tersebut sudah menembus angka 140 orang.

"Jumlahnya terus bertambah. Saat ini jumlahnya sudah lebih dari 140 orang. Mereka tersebar di enam desa di Kecamatan Pasirwangi," kata Yeyen saat ditemui di Puskesmas Padaawas, Rabu (6/4).

Menurutnya, dari pendataan yang dilakukan pihaknya, penderita campak kebanyakan berasal dari Desa Talaga, Sarimukti dan Desa Karyasari. Para penderita kebanyakan mereka yang berusia balita atau di bawah usia lima tahun. Namun ada juga seorang penderita yang sudah menginjaak remaja.

Dikatakannya, gejala yang dialami penderita yaitu diawali dengan batuk dan demam. Setelah itu, muncul bulatan berwarna  kemerahan di bagian wajah dan perut. Selain itu, kata dia, mata penderita juga akan terlihat memerah.

Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit Menular Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut, Dede Rohmansyah mengatakan penyakit campak yang menyerang warga di enam desa diketahui mulai menyerang warga sejak seminggu lalu. Menurutnya, hingga saat ini Puskesmas Padaawas terus melakukan pemeriksaan penderita secara intensif.

"Awalnya yang terserang ini di tiga desa. Namun sekarang menyebar jadi enam desa. Saat ini, kami tengah melakukan penanganan dengan memberikan vitamin dan imunisasi kepada penderita campak," kata Dede kepada wartawan, di Garut, Rabu (6/4).
Editor: Sonny Budhi Ramdhani
Sumber: Tribun Jabar
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
103569 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas