• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 23 Oktober 2014
Tribunnews.com

14 Pelukis Ternama akan Pameran di Tenda Keliling Jabar

Rabu, 13 April 2011 10:42 WIB
14 Pelukis Ternama akan Pameran di Tenda Keliling Jabar
Tribun jabar/Dedy Herdiana
Suasana pameran lukisan di Soemardja Gallery FSRD ITB
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Dedi Herdiana
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG
- Sebanyak 14 pelukis ternama asal Jawa Barat akan menggelar pameran lukisan di setiap kota/kabupaten wilayah Jawa Barat. Uniknya, pameran yang digelar mulai pertangahan April ini tidak akan digelar di galeri berupa gedung, melainkan digelar di dalam tenda layaknya tenda-tenda untuk pengungsi bencana.

Pameran yang digelar Multi Arta Mayida Event Organizer ini akan menghadirkan lukisan karya Acep Zamzam Noor, Anggiat Tornado, Deden Sambas, Diyanto, Eddy Hermanto, Hanafi, Herry Dim, Heyi Makmun, Isa Perkasa, Iwan Koeswana, Sam Bimbo, Rosid, Setiawan Sabana dan Tisna Sanjaya.

"Awalnya hanya akan menampilkan karya dari 12 seniman, agar even ini dinamakan Selusin Pelukis. Tapi peminat banyak hingga akhirnya diambil karya dari 14 pelukis, sehingga even ini dinamakan 'Pameran Seni Rupa Tenda (PSRT): Selusin Pelukis Plus'," kata Koko Sondari dari  Multi Arta Mayida Event Organizer saat dihubungi Tribun, Rabu (13/4).

Pemaran lukisan di dalam tenda itu, katanya akan dimulai digelar di Alun-alun Kabupaten Garut pada 20-22 April 2011. Kemudian digelar di Depok pada 20 Mei 2011, di Purwakarta pada 20 Juni 2011, dan 20 November 2011 digelar di Cirebon. "Kota-kota lainnya akan segera dipastikan waktu kesiapannya," ujarnya.

Menurut Koko, pameran yang akan digelar di dalam tenda berukuran 21 x 6  x 5 meter itu sebagai alternatif terobosan yang unik. Para pelukis juga diberikan otoritas penuh untuk menentukan karya yang akan dipamerkan dan menentukan sendiri harga lukisan berikut bagi hasil penjualannya apabila dalam pameran tersebut terjadi transaksi jual-beli.

"Saya berharap kegiatan ini bisa menjadi salah satu alat 'perlawanan' terhadap dominasi galeri dan kurator yang kemudian membentuk 'dunia atas' dalam perkembangan Seni Rupa Indonesia saat ini" ujar Koko. (*)
Editor: Harismanto
Sumber: Tribun Jabar
0 KOMENTAR
105770 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas