• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 1 Oktober 2014
Tribunnews.com

Ratusan Warga 8 Nagori di Simalungun Hadang Alat Berat

Selasa, 19 April 2011 14:12 WIB
Ratusan Warga 8 Nagori di Simalungun Hadang Alat Berat
Tribun Medan/Arifin Al Alamudi
Ratusan warga dari delapan nagori di Kecamatan Gunung Malela, Simalungun menghadang alat berat milik PT Estern Sumatera Indonesia Sipef Bukit Maradja.
Laporan Wartawan Tribun Medan, Arifin Al Alamudi
TRIBUNNEWS.COM, SIMALUNGUN
- Ratusan warga dari delapan nagori di Kecamatan Gunung Malela, Simalungun menghadang alat berat milik PT Estern Sumatera Indonesia Sipef Bukit Maradja.

Pasalnya perusahaan perkebunan sawit ini akan membuat parit pembatas antara jalan dan kebun yang lebarnya mencapai dua meter lebih.

Menurut seorang warga Nagori Bukit Maradja, Hanum, pembangunan parit tersebut akan membuat ternak sapi masyarakat akan mati. Pasalnya sapi-sapi yang diternak warga menggantungkan makanan ternaknya dari kebun PT Sipef.

Terlebih, masyarakat di Kecamatan Gunung Malela ini sebagian besar menggantungkan hidupnya dari beternak sapi. "Kalau lembu kami gak makan berarti lembu akan mati, maka kami akan mati juga, anak-anak kami jadi gak bisa sekolah," ujar Hanum kepada Tribun Medan, Selasa (19/4/2011).

Adapun delapan nagori yang menghadang alat berat PT Sipef adalah Nagori Bukit Maraja, Sahkuda Bayu, Marihat Bukit, Pematang Asilum, Lingga, Bandar Siantar, Pematang Sahkuda, Pematang Gajing.

Menurut Hanum pihak PT Sipef hendak membuat parit supaya lembu tidak bisa masuk kedalam areal kebun. Sehingga masyarakat pun keberatan. "Sudah berpuluh-puluh kali selama sebulan kami hadang, namun perusahaan terus berusaha membuat parit," ujarnya. (*)
Editor: Harismanto
Sumber: Tribun Medan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
108037 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas