• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 2 September 2014
Tribunnews.com

Allahu Akbar! Percikan Api di Kepala Amirudin

Sabtu, 2 Juli 2011 01:24 WIB
Allahu Akbar! Percikan Api di Kepala Amirudin
Istimewa
lustrasi

Laporan Wartawan Tribun Lampung, Robertus Didik

TRIBUNNEWS.COM, TELUKBETUNG - Amirudin (26) warga Pengajaran, Kecamatan Telukbetung Selatan tak henti-henti meronta kesakitan ketika dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Abdul Moelok (RSUAM).

"Ya Allahhh, Allahu Akbar, Tolong, Ya Allah!!," teriak Amirudin dalam kesakitannya. Darah mengalir dari bagian belakang kepalanya, sementara seluruh wajah Amirudin menghitam dan beberapa bagian kulit mukanya tampak mengelupas.

Rekannya,Wadi menuturkan Amirudin tersengat aliran listrik PLN tegangan tinggi. Itu terjadi saat mereka membetulkan instalasi warnet yang terletak di Jalan Panglima Polim, Kelurahan Sukamenanti, Kecamatan Kedaton.

"Kami mau meninggikan antena warnet," ungkapnya. Sehingga, Amirudin memanjat ke atap bangunan berlantai dua tersebut. Sementara, Wadi berada di lantai dua hendak memberikan tiang antena kepada Amirudin.

Namun, saat berada di atap, Amirudin tidak menyadari tiga kabel listrik PLN membentang di atap atap. Jaraknya, kurang lebih satu meter.

"Kepalanya (Amirudin) menyentuh kabel, timbul percikan, dan saya melihat di kepalanya timbul api," tutur Wadi.

Amirudin pun langsung terpelanting dan tersangkut diatap rumah tersebut. "Saya langsung lari ke atas berusaha menolong Amirudin," kata Wadi menambahkan. Menurutnya, saat itu banyak warga setempat yang membantu.

Pengendara kijang pick up biru BE 9316 AF langsung mengantar ke duanya ke RSUAM. Tiba di IGD RSUAM sekitar pukul 15.30 WIB. Selama berada di bak mobil tersebut, Amirudin tidak bisa diam.

Dia terus meronta, sampai Wadi kualahan mendekapnya supaya tenang. Tak urung darah yang mengucur dari luka di kepala Amirudin, turut membasahi tubuh dan pakaian Wadi. Amirudin tidak henti mengeluh sakit ketika berada di tempat tidur kamar observasi IGD RSUAM.

"Pak dokter, tolong pak, kepala saya sakit!!," teriaknya merintih. Demikian juga saat dia mengaku haus dan meminta minum, "Minta air minum, air minum, Ya Allahh!!," pintanya. Tim medis, saat itu mengikat ke dua kaki dan tangan Amirudin ke tempat tidur IGD.

Selain itu, medis menjahit luka di bagian kepala belakang Amirudin serta mengoleskan obat salep ke seluruh wajahnya. Dia diinfus dan diberi obat injeksi (suntik). Setelah terlihat tenang, Amirudin pun dibawa ke ruang Kutilang untuk dirawat.

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: Tribun Lampung
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
133602 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas