• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 April 2014
Tribunnews.com

DPC Hanura Kota Medan Tuntut Ir. Nurdin Tampubolon Dicopot

Senin, 11 Juli 2011 15:49 WIB
DPC Hanura Kota Medan Tuntut Ir. Nurdin Tampubolon Dicopot
Tribun Medan/Azry Tanjung
Ratusan kader Partai Hanura Kota Medan berunjuk-rasa di kantor DPD Partai Hanura Sumatera Utara, Jalan Sei Besitang No.4 Medan, Senin (11/7/2011)

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Sebanyak ratusan orang kader Dewan Pimpinan Cabang Partai Hanura Kota Medan berunjuk-rasa di kantor Dewan Pimnpinan Wilayah (DPD) Partai Hanura Sumatera Utara, Jalan Sei Besitang No.4 Medan, Senin (11/7/2011) sekira pukul 11.00 WIB.

Aksi simpatik yang berlangsung selama 2 jam itu mengemukakan berbagai tuntutan para kader DPC Hanura Kota Medan yang merupakan perwakilan masing-masing kecamatan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura, melalui DPD Partai Hanura Sumut.

Di antaranya, penuntasan kasus dugaan suap anggota DPR RI, Ir Nurdin Tampubolon sebagai anggota dewan Dapil Sumut yang dinilai mempermalukan marwah partai Hanura di mata publik.

Selain itu, massa bersama pengurus DPC Hanura Kota Medan meminta DPD Hanura Sumut agar segera mem-PAW kan seorang anggota DPRD Sumut, Sdr. Musdalifah, karena dianggap melanggar kode etik selaku anggota dewan dan anggota Partai Hanura.

Koordinator aksi, Aulia Rahman dalam orasinya mengatakan pernyataan tersebut dihadapan petinggi DPD Partai Hanura Sumut, yang menyambut kedatangan massa kader Hanura Kota Medan bersama unsur pengurus diantaranya Ketua DPC Hanura Kota Medan, Ir. Dasril, MM didampingi Wakil Sekretaris Kamal Ilyas dan para Wakil Ketua, Bobi Iskandar, Mislan, ST serta perwakilan PAC Medan Amplas, Rusli Tanjung, SH.

Selanjutnya segala tuntutan tersebut dipersilahkan bagi perwakilan delegasi DPC Hanura Kota Medan di hadapan pimpinan DPD Hanura Sumut di antaranya, Sekretaris DPD Partai Hanura Sumut, Ir Darwin Lubis, unsur Wakil Ketua Edi Tahir, Alex Kawilarang, Abdul Muluk, Rusmadi serta Bendahara, Ibrahim Husein untuk menyampaikan berkas kesepakatan agar disampaikan kepada DPP Partai Hanura di Jakarta.

"Kita merasa malu atas kasus yang terjadi kepada anggota DPR RI dapil Sumut, Ir Nurdin Tampubolon. Sebagaimana yang telah kita ketahui bersama, beliau telah dicopot dari Wakil Komisi VI DPR RI. Sehingga kami meminta kepada DPP melalui DPD ini untuk memberhentikannya dari anggota DPR RI dan mencopotnya dari anggota Partai Hanura," tegas Ir. Dasril, MM saat diwawancarai para awak media usai bertemu unsur pimpinan DPD Hanura.

Di sela aksi damai, Ir. Dasril, MM juga menekankan tuntutan seluruh kader DPC Hanura Kota Medan akan terus digiring selama seminggu kedepan.

"Apabila tidak, kami akan menanggalkan seragam kami, dihadapan unsur DPD dan DPP Hanura serta akan mengerahkan massa yang lebih banyak lagi, sudah saatnya hati nurani kami berbicara," kata Ir. Dasril lagi.

Ditambahkannya, DPC Hanura Kota Medan pun mendesak diPAW-kannya Sdr Musdalifah dari anggota DPRD Sumut karena telah melanggar kode etik anggota dewan serta dinilai tidak peduli dengan Dapil yang telah mendudukannya sebagai anggota dewan.
"Anggota dewan khususnya unsur partai Hanura yang tidak memperdulikan kader-kader di Medan lebih baik di-PAW saja, DPD tak perlu takut melakukannya," katanya.

Tuntutan seluruh kader DPC Hanura Kota Medan juga meminta DPD Hanura Sumut, agar segera membersihkan marwah partai dari rekayasa kasus Laponta Siantar, yang melibatkan pimpinan DPD Partai Hanura. Dalam hal ini, unsur DPC Simalungun dan Siantar yang dinilai merongrong kewibawaan pimpinan Partai Hanura Sumatera Utara. (ari)

Editor: Alfred Dama
Sumber: Tribun Medan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
136734 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas