• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 26 Oktober 2014
Tribunnews.com

Jelang Ramadhan, Massa Ormas Islam Pawai di Lokalisasi Dolly

Kamis, 28 Juli 2011 14:44 WIB
Jelang Ramadhan, Massa Ormas Islam Pawai di Lokalisasi Dolly
SURYA/SUGIHARTO
Massa dari Gerakan Umat Islam Bersatu (GUIB) Jatim mengadakan aksi simpatik dengan menggelar Pawai Damai Syiar Ramadhan di sejumlah tempat hiburan malam dan lokalisasi, Kamis (28/7/2011).

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Ratusan massa dari 36 ormas Islam yang tergabung dalam Gerakan Umat Islam Bersatu (GUIB) Jatim mengadakan aksi simpatik dengan menggelar Pawai Damai Syiar Ramadhan di sejumlah tempat hiburan malam dan lokalisasi, Kamis (28/7/2011). Aksi damai tersebut dikoordinasi Majelis Ulama Indoesia (MUI) Jatim bersama dari Nahdhatul Ulama (NU) Jatim, Muhammadiyah Jatim, Hizbut Tahrir (HTI) Jatim dan organisasi mahasiswa Islam lainnya.

GUIB meminta agar penyelenggara tempat-tempat hiburan mematuhi ketentuan penutupan atau penghentian kegiatan operasional selama bulan ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri sesuai Perda Kota Surabaya No 2/2008 ayat 2 dan 3 tentang Kepariwisataan dan keputusan walikota Surabaya Nomor 50 ahun 2002 tentang penertiban penggunaan tempat untuk perbuatan asusila selama bulan ramadhan hingga Idul Fitri di Kota Surabaya.

Pawai tersebut menyinggahi tempat karaoke Rasa Sayang Jl Diponegoro dan meminta pengelola agar menandatangai kesepakatan untuk menutup selama bulan ramadhan. Setelah dari Jl Diponegoro massa bergerak ke lokalisasi Dolly dan mereka berhenti sejenak memberikan tauziah di tengah-tengah gang Dolly kemudian meminta perwakilan dari mucikari untuk membacakan kesepakatan menutup wisma selama bulan ramadhan.

Selesai mendengarkan kesepakatan yang dibacakan perwkilan mucikari massa berkerak ke lokalisasi kremil sambil sesekali meneriakkan takbir dan mengangkat bendera serta atribut yag mereka bawa. Selama Pawai Damai Syiar Ramadhan massa GUIB Jatim mendapat pengawalan dari Polrestabes surabaya dan Anggota tim Gegana Polda Jatim.

Sebelum memulai pawai dari Masjid Al-Falah Surabaya masing-masing koordinator dari peserta memberikan tauziah dan imbauan agar peserta pawai tidak berbuat ricuh. "Ingat kita bukan melakukan sweeping melainkan pawai damai untuk mengingatkan pada saudara kita akan datangnya bulan suci Ramadhan serta menghormatinya." ujar sekretaris GUIB Jatim, M Yunus.

Editor: Yudie Thirzano
Sumber: Surya
0 KOMENTAR
143211 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas