Selasa, 23 Desember 2014
Tribunnews.com

Pemutihan Pajak Kendaraan Tinggal 3 Bulan Lagi

Senin, 1 Agustus 2011 20:46 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan Tinggal 3 Bulan Lagi
Buana
Samsat Pelembang

Laporan wartawan Sriwijaya Post, HM Husin

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Bagi pemilik kendaraan yang sudah mati pajak, sepertinya harus buru-buru datang ke Kantor Satuan Administrasi Satu Atap (Samsat) karena ada program pemutihan.

Tiga bulan lagi program ini akan berakhir, setelah itu tidak ada toleransi.

"Masyarakat harus memanfaatkan kesempatan yang tinggal tiga bulan lagi. Oktober akan berakhir," jelas Kadispenda Sumsel Drs H Selamat Bamim, MSi, Senin (1/8/2011).

Menurutnya, jika masa program pemutihan berakhir, maka semua akan kembali normal seperti biasa. Semua tunggakan dan denda harus dibayar semua seperti biasa.

Berdasarkan Pergub Nomor 6 Tahun 2011, sejak 12 April lalu, Dispenda menggelar program pemutihan (pembebasan) pokok dan denda atas tunggakan pajak kendaraan bermotor (PKB) dan pengurangan BBNKN II (kedua) untuk kendaraan bermotor plat BG serta pembebasan BBNKN II untuk kendaraan bermotor nopol luar Sumsel ke plat BG.

Progres pemutihan selama Mei-Juni, sepertinya cukup baik. Dari target Rp 20 miliar sudah terealisasi Rp 17 M lebih.

Dikatakan, target Rp 20 M akan tercapai di akhir program 25 Oktober ke depan.

Selain itu dijelaskan pula, realisasi penerimaan pendapatan daerah hingga Juni 2011 masih "on target" atau sesuai target.

Hal ini berbeda jika dibandingkan dengan realisasi pencapaian Juni 2010 yang hanya 90 persen.

Dijelaskan, tercapainya target hingga Juni tersebut karena kondisi pasar otomotif yang ada di Sumsel membaik yang juga sejalan dengan jumlah pendapatan yang diterima pemerintah.

Dari sisi bea balik nama kendaraan berada di posisi teratas sumbangan pendapatan daerah.

"Selain pendapatan dari bea balik nama, sumbangan terbanyak juga berasal dari pajak kendaraan dengan poin 40 persen," jelas Selamat.

Editor: Alfred Dama
Sumber: Sriwijaya Post

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas