Kebijakan Bupati TTU Mengganggu Kegiatan Belajar Mengajar

Jumat, 5 Agustus 2011 00:10 WIB

Kebijakan Bupati TTU Mengganggu Kegiatan Belajar Mengajar
Kompasiana
Ilustrasi pelajar di Kabupaten TTU saat ke sekolah

Laporan Wartawan Pos Kupang, Adiana Ahmad

TRIBUNNEWS.COM, KEFAMENANU - Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di  Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (03/08/2011) mengadukan Bupati TTTU, Raymundus Sau Fernandes, S.Pt  ke Komisi C DPRD TTU.

Pengaduan sejumlah LSM ke DPRD TTU itu terkait kebijakan Bupati Raymundus memutasikan ratusan guru di daerah itu.  Pasalnya, akibat mutasi tersebut proses belajar mengajar di sekolah terganggu dan hak-hak anak dirugikan.

Damianus Kenjam dari Lembaga Perlindungan Anak (LPA ) TTU mengatakan,  akibat mutasi ini anak-anak dirugikan karena proses balajar di sekolah terganggu.

“Dari mutasi kemarin 48 persen itu punya dampak negative terhadap proses belajar mengajar di sekolah. Karena ada banyak kepala sekolah diturunkan statusnya jadi guru bantu, tidak hanya di sekolah itu tapi dipindahkan ke sekolah yang cukup jauh. Dan ini otomatis berpengaruh pada proses belajar mengajar,” ujar Kenjam.

Karena itu Damianus  mendesak DPRD setempat segera memanggil Bupati Raymundus untuk dimintai penjelasannya terkait mutasi itu.

Sebelumnya, akhir Juli kemarin Bupati Timor Tengah Utara, NTT Raymundus Sau Fernandez memutasi lebih dari 150 orang guru di wilayah itu.

Halaman
12
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help