• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 26 Juli 2014
Tribunnews.com

Lokasi Pengeboran Minyak Pertamina-Medco di Tiaka Dijaga Ketat

Selasa, 23 Agustus 2011 19:24 WIB

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Lokasi sekitar pengeboran minyak JOB Pertamina-Medco E&P Tomori, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, yang sebelumnya di warnai bentrokan warga dengan aparat, masih dijaga ketat aparat kepolisian.

Sebelumnya, seorang mahasiswa dan satu warga tewas tertembak dan lima lainnya luka-luka dalam bentrokan berdarah di Tiaka, sebuah pulau tempat pengeboran minyak JOB Pertamina-Medco E&P Tomori, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Senin (22/8/2011).

Informasi di lapangan menyebutkan, puluhan warga dan sejumlah mahasiswa yang tinggal tak jauh dari lokasi pengeboran minyak tersebut mendatangi lokasi kejadian dan menuntut perhatian perusahaan terhadap warga seperti yang dijanjikan selama ini.

Namun aksi unjuk rasa di lokasi ternyata berujung bentrok. Beberapa fasilitas di lokasi pengeboran mengalami kerusakan. Bahkan, diperoleh informasi terdapat dua karyawan Medco disandera oleh massa.

Polda Sulteng langsung menerjunkan sekitar 80 personel, di antaranya Satuan Brimob, untuk mengantisipasi meluasnya kerusuhan.

Kapolda Sulteng Brigjen Pol Dewa Parsana mengatakan, aparat yang diterjunkan berhasil membebaskan dua karyawan Medco yang disandera massa.

Meski demikian, upaya negoisasi yang coba dilakukan ternyata tak menemukan titik temu, bahkan bentrokan pun kembali pecah.

Akibat bentrokan tersebut, dua orang tewas. Mereka adalah mahasiswa dan satu lainnya warga sekitar.

Kerusuhan di sekitar lokasi pengeboran tersebut terjadi, Senin (22/8/2011) sore diduga karena warga menagih janji JOB Pertamina-Medco E&P Tomori atas sejumlah fasilitas berupa listrik dan fasilitas umum lainnya di daerah itu.

Atas janji yang tidak direalisasikan perusahaan itulah, masyarakat setempat berkumpul dan mendatangi Pulau Tiaka untuk bertemu dengan pimpinan perusahaan. Namun massa kecewa karena gagal dalam negosiasi. Amuk massa dan bentrokan dengan aparat kepolisian setempat pun tak terhindarkan.

Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas