Pesawat Jatuh

KNKT Kirim Dua Investigator

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengirimkan dua investigatornya menyelidiki terjadinya kecelakaan

KNKT Kirim Dua Investigator
Hendra Gunawan/Tribunnews.com
Pesawat Susi Air saat sedang menaikkan penumpang di Bandara Manokwari.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengirimkan dua investigatornya  menyelidiki terjadinya kecelakaan pesawat miliki Susi Air di Papua.

"Investigator yang sudah kami kirimkan adalah Capt Chaeruddin yang sudah berangkat tadi malam (Jumat, 9/9/2011) dan pagi ini Capt Nurcahyo," kata Ketua Sub Komite Keselamatan Udara KNKT, Masruri saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (10/9/2011).

Menurutnya, mereka akan bergabung dengan investigator di Jayapura yaitu Norbert. Mereka yang diutus mencari data dan fakta di lapangan.

Ditanya apakah pesawat nabrak tebing saat jatuh pada Jumat (9/9/2011), Masruri menyatakan tidak mau menduga. "Kita tidak bisa bilang pesawat nabrak tebing atau tidak. Yang jelas pesawat jatuh di sebuah bukit dengan kondisi hancur dan awaknya diperkirakan meninggal," tandasnya.

Pesawat Susi Air berjenis Chessna 108 B Grand Caravan awaki oleh pilot Dave Coots (Australia) dan Kopilot Thomas Munk (Slovakia) jatuh saat terbang dari Wamena menuju Kenyam Papua pada Jumat (9/9/2011) sekitar pukul 12.30 WIT.  Pesawat saat jatuh bermuatan empat drum solar dan beras.

Penulis: Hendra Gunawan
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved