• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 1 November 2014
Tribunnews.com

Doyok Jual Sabu karena Tergiur Untung Besar

Jumat, 23 September 2011 16:55 WIB
Doyok Jual Sabu karena Tergiur Untung Besar
IST
Ilustrasi Sabu-sabu

Laporan Wartawan Tribun Lampung, Romi Rinando

TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG - Satuan Reskrim Narkoba Polresta Bandar Lampung meringkus Feriyanto (30) dan Indra Doyok (37), Kamis (22/9/2011) sekitar pukul 10.30 WIB. Kedua warga Jalan Imam Bonjol, Gang , Timbangan Tanjungkarang Barat (TkB) ini diamankan berikut barang bukti empat paket sabu seberat 2,44 gram.

Kasat Narkoba Polresta Bandar Lampung Kompol Sunaryoto mengatakan, penagkapan kurir dan bandar narkoba diawali tertangkapnya Ferityanto saat berada di kisaran Terminal Kemiling.

“Dari pengakuan Feriyanto dia membeli barang dari rekannya Indra seharga Rp 300 ribu per paket. Dari sinilah petugas kemudian meringkus di rumahnya di Jalan Imam Bonjol dengan barang bukti tiga paket sabu seberat sekitar 2 gram,” kata Sunaryoto saat ekpose kasus di Polresta Bandar Lampung, Jumat (23/9/2011).

Sunaryoto menjelaskan, dari pengakuan Doyok, residivis kasus yang sama tahun 2008, ia mendapat sabu dari rekannya Dedi (DPO) dengan cara membeli sebanyak dua gram seharga Rp 2,8 juta,  pada 14 September lalu. Menurut Sunaryoto, sabu tersebut oleh tersangka dibagi menjadi delapan paket kecil dengan setiap paketnya dijual antara Rp 200-Rp 300 ribu.

“Dari penjualan seluruh paket itu tersangka mengaku dapat untung sekitar Rp 1 juta. Dia jual sabu karena tergiur untung besar,” pungkas mantan Kapolsek Bukti Kemuning ini. 

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: Tribun Lampung
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas