Kalsel Minim Miliki Arsip

Hanya saja arsip di Kalimantan Selatan yang dipelihara oleh Badan Kearsipan Daerah masih tergolong minim

Laporan Wartawan Banjarmasin Post, Hasby/Irfani
TRIBUNNEWS.COM, BANJARMASIN - Sekretaris Program Studi Sejarah FKIP Unlam Yusliani Noor mengatakan, salah satu sumber sajarah adalah sumber tertulis, yaitu kearsipan. Hanya saja arsip di Kalimantan Selatan yang dipelihara oleh Badan Kearsipan Daerah masih tergolong minim memiliki kearsipan lama dan belum tertata (tercover).

Bahkan dari konteks kekinian pun kearsipan belum begitu banyak, untu itulah dirinya meminta agar Pemerintah lebih memperhatikan kearsipan dan jangan sampai dibuang. Sepengetahuan dirinya, negara-negara maju sangatlah memelihara dan menyimpan rapi arsip-arsip.

Ketua Program Studi Sejarah FKIP Unlam, M Z Arifin Anis menambahkan, pihaknya seringkali memberikan tugas terutama kepada mahasiswa jurusan sejarah untuk mengunjungi Badan Arsip Daerah di Banjarbaru. Mahasiswa-mahasiswa mempelajari bagaimana cara membaca arsip secara benar dan menata, merapikan serta agar juga memelihara arsip-arsip.

"Memang kita memiliki yang namanya Badan Arsip Daerah, tetapi arsip-arsip lama belumlah tercover. Berdasarkan konteks kekinian, menurut saya juga masih belum begitu banyak," tambahnya. (*)

Editor: Harismanto
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved