• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 1 September 2014
Tribunnews.com

Buron Dua Bulan, Pemerkosa Ditangkap Polisi

Jumat, 14 Oktober 2011 17:53 WIB
Buron Dua Bulan, Pemerkosa Ditangkap Polisi
IST
ILUSTRASI

Laporan Wartawan Pos Kupang, Syarifah Sifah

TRIBUNNEWS.COM,LARANTUKA - Yulius Liwun (27), warga Desa Lewotala, Kecamatan Lewolema, Kabupaten Flores Timur, NTT, yang sempat buron karena melakukan tindakan pemerkosaan ditangkap polisi setelah memperkosa gadis dibawah umur sebut saja  Bunga (16) pada Agustus 2011.

Kini tersangka ditahan di Mapolres Flotim untuk dimintai keterangan guna melengkapi Berita acara Pemeriksaan (BAP) tersangka.

Kapolres Flores Timur, AKBP. Eko Kristianto, SiK, M.Si yang dihubungi melalui Kasat Reskrim, AKP. Made Pasek Riawan, SH,M.Hum di Mapolres Flores Timur, Jumat (15/10/2011) mengatakan, tersangka setelah dipanggil tiga kali baru bisa menghadap.

“Kami sudah memanggil secara patut dua kali tidak menghadap malah sempat kabur. Karena itu, panggilan ketiga kami panggil paksa baru tersangka bisa hadir. Namun, kini tersangka sedang sakit dan akan diberikan penangguhan untuk pengobatan,”kata AKP. Made.

Ia mengakui, tersangka sempat menyangkal atas perbuatannya namun penyidik mengantongi sejumlah bukti. “Kini korban telah mengandung anak tersangka namun tersangka menyangkal. Tersangka kini telah memiliki istri baru,”urainya.

Diberitakan sebelumnya, tersangka Yulius Liwun (27 dilaporkan ke polisi karena diduga memperkosa Bunga pada Agustus 2011 lalu. Akibat pemerkosaan itu, Bunga kini hamil dan tersangka tidak mau bertanggungjawab. Karena itu, korban dan keluarganya mengambil tindakan untuk melaporkan tersangka ke polisi.

 “Kita sudah panggil beberapa kali tapi tersangka belum penuhi panggilan. Dan, kita akan memanggil untuk kali ke berikutnya dengan cara paksa,”kata Made.

Made menuturkan, kejadian itu bermula ketika tersangka dan korban melakukan hubungan badan layaknya suami istri di rumah tersangka namun ketika korban hamil, tersangka tidak mau bertanggungjawab.

Tersangka malah beralibi tidak menghamili korban sehingga  tidak mau bertanggungjawab. “Atas kejadian itu, korban dan keluarganya datang ke Polres Flotim untuk melaporkan kejadian itu ke polisi.

Editor: Romualdus Pius
Sumber: Pos Kupang
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
171848 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas