• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 29 Agustus 2014
Tribunnews.com

Polisi Bongkar Paksa Blokir Jalan USAID Aceh

Jumat, 14 Oktober 2011 15:35 WIB
Polisi Bongkar Paksa Blokir Jalan USAID Aceh
Serambi Indonesia
Kapolres Aceh Jaya di kawal sejumlah pesonel polisi bersenjata menyaksikan satu unit bulzoser yg sedang memindahkan tumpukan pasir di jalan USAID di Desa Meulha, Lamno Aceh Jaya, Rabu (13/10).

Laporan Wartawan Serambi Indonesia

TRIBUNNEWS.COM, CALANG - Jajaran kepolisian Polres Aceh Jaya membongkar paksa blokir jalan USAID di kilometer 78, Desa Meula, Kecamatan Jaya, Aceh Jaya.

Sehari sebelumnya lintasan tersebut diblokir oleh kantraktor dengan cara menumpuk kerikil di jalan karena diduga terkait utang-piutang dengan PT Hutama Karya (HK), sehingga lalu lintas terganggu.

Pembukaan blokir jalan dilakukan polisi dengan cara menyingkirkan tumpukan pasir mengunakan satu unit alat berat.

Dalam upaya pembongkaran tersebut kontraktor Syarwani alias Coi, warga Lam Asan, Kecamatan Jaya (Lamno), sempat menghalanginya sehingga polisi terpaksa mengamankan dan memboyongnya ke Mapolsek Jaya.

Kapolres Aceh Jaya, AKBP Drs Galih Sayudo kepada Serambi, Kamis (13/10/2011) di lokasi jalan diblokir tersebut, mengatakan, pembongkaran paksa blokir jalan tersebut dilakukan polisi sejak pukul 15.00 WIB itu untuk memperlancar arus transportasi.

Sekitar 20 menit kemudian, Syarwani datang ke lokasi blokir dengan mengunan mobil X-Trail warna hitam langsung menghadang di tengah jalan sehingga menyebabkan kendaraan lainnya tak bisa melintas.

Kepada polisi ia meminta agar kerikil yang telah ditumpuknya tersebut tidak boleh disingkirkan. Melihat kondisi tersebut, polisi langsung mengamankan pelaku dan memboyongnya ke Mapolsek Jaya untuk diamankan.

Menyusul insiden itu, pos penjagaan milik Syarwani yang dijaga oleh beberapa rekannya diobrak-abrik oleh anggota polisi dan Brimob yang dipimpin langsung oleh Kapolres Galih Sayudo.

Pos penjagaan tersebut dibangun tepat di atas badan jalan USAID, di samping alat berat Beco milik Syarwani yang menjaga tumpukan kerikil di atas badan jalan.

Editor: Anwar Sadat Guna
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
171770 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas