• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 3 September 2014
Tribunnews.com

Buntut TNI Vs Polri: Razia Gabungan Kekuatan Penuh

Jumat, 28 Oktober 2011 04:00 WIB
Buntut TNI Vs Polri: Razia Gabungan Kekuatan Penuh
IST
ILUSTRASI

Laporan Wartawan Tribun Manado Ryo Noor dan Herviansyah

TRIBUNNEWS.COM, MANADO - Buntut perkelahian anggota Polri dan TNI di Score, Mantos, Manado yang mengakibatkan beberapa anggota Polri babak belur Minggu dini hari lalu, memaksa institusi Polri dan TNI menggelar razia anggota polisi dan tentara di tempat-tempat hiburan malam.

Wakil Kepala Polresta Manado, AKBP Jackson Lapalonga, Kamis (27/10/2011) mengatakan, buntut bentrok anggota Polri  dan TNI  di tempat hiburan, membuat Polresta Manado memperketat aturan polisi dilarang mengunjungi tempat hiburan malam, kecuali bagi anggota yang punya surat perintah tugas.

"Aturan yang ada di Polri dari dulu sudah seperti itu. Kalau tidak bertugas tidak boleh datang ke tempat hiburan (malam). Tapi kalau anggota satuan narkoba, reskrim, dan intel yang sedang bertugas,  bisa  dengan dibekali surat tugas," ujar Pjs Kapolresta Manado ini.

Mantan Kapolres Talaud ini menuturkan, Provos Polresta bekerja sama dengan Polisi Militer TNI melakukan operasi sidak di tempat hiburan, "Kami giatkan terus ini (operasi), kami buat tim terpadu melakukan razia secara kontinyu dari Polri dan TNI. Karena beberapa kejadian yang terjadi mulai dari Corner, Score, semua berawal dari situ. Kita ngomong  jangan miras, jangan miras. Anggota kita (polisi) sendiri yang akhirnya ribut di luar," ujarnya.

Lanjut Lapalonga, operasi sudah berjalan beberapa hari, namun belum ada anggota dari Kepolisian tertangkap, ia curiga operasi bocor. Apabila ada anggota polisi tertangkap, kata Lapalonga, dipastikan akan ada sanksi tegas bagi yang tertangkap sidak.  

"Sejauh ini belum ada anggota polisi tertangkap. Kalau tertangkap akan kami proses sidang disiplin. Kita lakukan ini supaya situasi kondusif, operasi ini berkelanjutan, yang bandel-bandel kita tertibkan," ujarnya.

Terpisah, Komandan Polisi Militer (DanPOM) Wirabuana I/II Manado Letkol CPM Nyoman Arnita mengatakan,  untuk operasi gabungan TNI dan Polri pihaknya menurunkan kekuatan penuh.

"Kami menurunkan kekuatan penuh untuk razia anggota TNI yang berada di tempat hiburan pada malam hari dalam," ujarnya.

Dikatakan, pihaknya tidak segan menindak anggota TNI dan Polri yang berada di tempat hiburan malam. "Kami akan tindak tegas  jika menemui anggota dalam razia tersebut melakukan pelanggaran. Sedangkan jika ditemuinya anggota polisi, kami akan serahkan ke Polri," katanya.

Danrem 131/Santiago Kolonel Inf AD Almost Beard Maliogha melalui Kepala Penerangan Korem (Penrem) Mayor Inf Suparman mengatakan, operasi gabungan ini  untuk menegakkan disiplin anggota TNI sehingga keamanan dan ketertiban dapat terjaga dengan baik.
"Dalam operasi gabungan disiplin TNI akan ditegakkan," katanya.

Seperti diberitakan, Minggu dini hari lalu, terjadi perkelahiam anggota Polri dan TNI di Score. Perkelahian tersebut mengakibatkan tiga anggota Polda Sulut babak belur. Dua orang, terpaksa dirawat di rumah sakit.  Kasus ini diduga buntut keributan oknum TNI dan Polri saat menyaksikan konser Mulan Jamilah, di Score, Rabu lalu. 

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: Tribun Manado
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
2 KOMENTAR
176597 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • Piya-Selasa, 29 November 2011 Laporkan
    Jngn sk brantm pak berikn cnth yg baik buat masyarakat
  • Ermil Zulkifli-Jumat, 28 Oktober 2011 Laporkan
    Kalau anggota Polri dan TNI saja suka berantem, gimana dengan masyarakat awam ??? jadi jangan salahkan masyarakat saja kalau bangsa ini makin runyam, toh institusi yang harusnya menjadi panutan belum bisa memberikan contoh yang baik...
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas