• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 26 Oktober 2014
Tribunnews.com

Rebutan Tanah Warisan Satu Warga Manggarai Barat Tewas

Selasa, 1 November 2011 15:52 WIB
Rebutan Tanah Warisan Satu Warga Manggarai Barat Tewas
POS KUPANG/GINZ HABA
Korban pembunuhan sedang diangkat dari lokasi kejadian.

Laporan Wartawan Pos Kupang, Ginz Haba

TRIBUNNEWS.COM,LABUAN BAJO - Gara- gara perebutan  tanah persawahan di Desa Lalong, Kecamatan Lembor,Kabupaten Manggarai Barat,NTT,  Valentinus Pajo (44) harus kehilangan nyawa. Pajo meninggal ditempat setelah  di tebas empat orang pelaku yang merupakan keluarga korban sendiri.

Korban tewas seketika  dalam perkelahian yang terjadi dilahan persawahan yang menjadi sengketa, Selasa (1/11/2011).

Kejadian yang menimpa Pajo tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 wita. Akibat peristiwa tersebut, empat orang yang diduga sebagai pelaku pembunuhan ini juga mengalami luka serius.

Pihak kepolisian masih mengembangkan penyelidikan terkait kasus ini.

Hingga kini dua pelaku sudah diamankan, sedangkan dua lainnya masih mengalami perawatan medis di Puskesmas Lembor .

Informasi yang dihimpun Pos Kupang, dilokasi, menyebutkan, peristiwa naas ini dipicu perebutan tanah warisan lokasi persawahan Lalong.

Para pelaku maupun korban masih memiliki pertalian darah antara orang tua. Pajo sendiri merupakan anak dari bapak Yohanes Dambor, sedangkan empat pelaku lainnya, yakni Tomas Mehu, Agustinus Harsi, Ferdinandus Tulur dan Frans Dula merupakan anak dari bapak Donas Daot.

Akibat sengketa yang kian larut antara para pelaku dan korban, pada selasa (1/11/2011) pagi, korban dan para pelaku mengakiri perselisihan dengan perkelahian menggunakan senjata tajam di lokasi perswahan yang diperebutkan.

Buntutnya, akibat perkelahian ini, Pajo dibunuh oleh keluargannya sendiri. Belum diketahui persis kejadian awal, namun pihak kepolisian masih melakukan olah TKP untuk memastikan peristiwa pembunuhan ini.

Kapolsek Lembor, Iptu. Mega Putra, yang dikonfirmasi wartawan, membenarkan peristiwa yang terjadi akibat perebutan tanah yang merupakan milik para pelaku maupun korban.

Dijelaskan, pihaknnya sudah melakukan olah TKP. Selain itu lokasi tersebut juga telah diberikan garis polisi.

Korban maupun para pelaku, Lanjut Mega, sudah divisum oleh petugas medis.Sedangkan jasad Pajo, sudah dikembalikan ke rumah duka  untuk disemayamkan.

“ Kami masih mengembangkan penyelidikan kasus ini. Beberapa pelaku kami sudah amankan. Untuk situasi sementara sudah terkendali. Namun penjagaan masih diperketat untuk mengantisipasi adannya perkelahian lanjutan, “ kata Mega.

Editor: Romualdus Pius
Sumber: Pos Kupang
0 KOMENTAR
178018 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas