• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 21 April 2014
Tribunnews.com

Kapolresta Barelang: Batam Masih Siaga Satu

Senin, 28 November 2011 07:55 WIB
Kapolresta Barelang: Batam Masih Siaga Satu
TRIBUN BATAM/ NyonK/TRIBUN BATAM/ NyonK
Aksi mogok dan unjuk rasa 30 ribu buruh di Kota Batam yang menuntut implementasi dinaikkanya Upah Minimun Kota (UMK) Batam 2012 menjadi Rp 1, 9 juta atau sama dengan Kebutuhan Hidup Layak berakhir dengan kerusuhan 1 mobil dibakar massa. Batam, Kamis (23/11/2011).

Laporan Wartawan Tribun Batam, Aprizal
TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Setelah beberapa perusahan meliburkan pekerjanya pasca demo ribuan buruh ke Pemko Batam, pada 23-25 November. Rencananya perusahan di Batam akan kembali mempekerjakan karyawannya, mulai hari ini, Senin (28/11/2011). Bahkan tidak ada lagi demo susulan ribuan buruh dalam menuntut UMK Batam.

Hal tersebut disampaikan pejabat sementara (PJS) Kapolresta Barelang, AKBP Yohanes Widodo. Pasca demo ribuan buruh yang berujung anarkis beberapa hari lalu, katanya, pengamanan Batam masih siaga satu, katanya lebih lanjut, siaga satu dilaksanakan sampai keadaan dan situasi keamanan bisa dikatakan kondusif.

"Semua kalanggan, baik dari serikat pekerja dan pekerja sendiri sudah menginginkan Batam kondusif. Bahkan (Senin-red) pekerja sudah mulai kerja diperusahan tempatnya bekerja masing-masing. Tidak ada demo susulan lagi mas,"ujar Widodo saat dihubunggi tribunnewsbatam melalui telfonnya.

Kapolres meminta kepada semua kalanggan untuk saling menjaga keamanan Batam, aman dan kondusif. Jangan terprovokasi dengan orang-orang yang menginginkan Batam tidak kondusif.

"Batam sudah aman sekarang mas, semua toko-toko dan perkantoran didaerah Nagoya dan Jodoh sudah buka. Tapi beberapa anggota dan TNI masih ditempatkan dibeberapa lokasi, hal ini untuk mengantisipasi orang-orang yang tidak bertanggungjawab saja,"ungkap Widodo.

Sementara itu pantauan tribunnewsbatam di sejumblah pertokoan didaerah Nagoya dan Jodoh sudah mulai buka melakukan aktifitas jual belinya. Bahkan pertokoan di Lucky Plaza yang dikenal sebagai pusat jual-beli barang elektronik di Batam sesak dikunjunggi pembeli. Nyaris tidak ada toko yang tidak buka.

"Sempat dua hari tutup bang. Sebenarnya tidak apa-apa sih buka waktu demo kemaren, kita takut aja sama orang-orang yang memamfaatkan momen itu dengan melakukan penjarahan. Tapi kalau pekerja yang demo, ngak mungkin melakukan penjarahan,"ujar Stiven salah seorang pedangang camera dan barang-barang elektronik lainnya di Lucky Plaza.

Stven mengatakan, pasca demo ribuan buruh yang berujung anarkis dengan melakukan pengrusakan, katanya, tidak berdampak bagi pengunjung atau pembeli barang-barang elektronik seperti HP di Lucky Plaza.

"Abang lihat sendiri lah, lewat saja di gang-gang konter-konter HP ini susah. Banyak sekali pembeli yang datang hari ini (Minggu-red). Yang datang ini bukan orang Batam semua, paling banyak orang datang dari daerah luar Batam,"katanya singkat. (*)

Editor: Harismanto
Sumber: Tribun Batam
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
187430 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas