• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 18 April 2014
Tribunnews.com

Proses Kenaikan Pangkat Guru Berbelit-belit

Minggu, 4 Desember 2011 01:32 WIB

Laporan Wartawan Banjarmasin Post, Restudia

TRIBUNNEWS.COM, BANJARMASIN - Salah satu kepala sekolah yang tengah mengajukan usulan kenaikan pangkat ke 4B, mengatakan memang banyak guru yang terkendala untuk kenaikan pangkat. Salah satunya, karena sibuk bekerja.

Di luar itu, kata pria yang enggan namanya dikorankan ini, rumitnya pengurusan kenaikan pangkat banyak membuat orang malas mengejakannya.

Sang Kepsek menceritakan, dirinya yang harus berjuang untuk mendapatkan kenaikan pangkat selama setahun terakhir ini.

Masalah yang muncul, bukan karena ia tidak bisa menyelesaikan karya tulis. Melainkan, karena pengurusan Penentuan Angka Kredit (PAK) yang benar-benar sulit.

Para pengusul kenaikan pangkat ini, setelah menyelesaikan karya tulis, bakal mendapatkan PAK dari Kemendiknas.

Sayangnya, PAK yang diterbitkan langsung dari pusat itu, diragukan keasliannya di Badan Kepegawaian Nasioanal Banjarbaru.
Tahapannya, setelah mendapatkan PAK, maka diberikan ke Disdik Kota, BKD, dan BKN. Di BKN inilah proses tertunda.

"PAK saya diterbitkan Mei 2011 sampai sekarang masih belum ada jawaban lagi. Malah diragukan," ujarnya.

Pihak Kemendiknas, yakni bagian Biro Kepegawaian jarang berada di tempat. Untuk menunggu surat keterangan asli PAK dari Kemendiknas inilah yang memakan waktu hingga tujuh bulan lamanya.

"Saya telepon, kirim surat, katanya 'bapak' tidak ada di tempat. Terpaksa mau bagaimana lagi, ya menunggu saja," katanya.

Sebelumnya, penyebab Guru di Banjarmasin lambat naik pangkat karena malas bikin karya tulis.

Terbukti, dari 4.671 guru PNS hanya 15 guru yang masuk dalam golongan 4B. Sisanya, bertahan di golongan 3D dan 4A.

Menurut Ketua PGRI Kota Banjarmasin, Syarwani, hal tersebut disinyalir karena kemalasan guru untuk belajar menulis.
Untuk mencapai golongan 4B, terang Syarwani, guru dibebankan 12 SKS, yang terdiri dari penelitian tindakan kelas dan jurnal ilmiah.

Editor: Anwar Sadat Guna
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
189518 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas