• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 22 Oktober 2014
Tribunnews.com

Wali Kota Kediri Kaget Proposal Penyandang Cacat Ditolak

Kamis, 22 Desember 2011 19:39 WIB
Wali Kota Kediri Kaget Proposal Penyandang Cacat Ditolak
Surya/Didik Mashudi
Wakil Wali Kota Kediri Abdullah Abubakar menyerahkan secara simbolis bantuan kursi roda untuk penyandang cacat, Kamis (22/12/2011).

Laporan Wartawan Surya, Didik Mashudi

TRIBUNNEWS.COM, KEDIRI - Penyandang cacat di Kota Kediri Jawa Timur, mengeluhkan minimnya perhatian Pemkot Kediri terhadap komunitasnya. Masalahnya, bantuan yang dialokasikan untuk para penyandang cacat masih sangat minim.

Malahan sejumlah organisasi penyandang cacat yang mengajukan permintaan bantuan ke Pemkot Kediri banyak yang tak digubris. Ironisnya, selain tidak mendapatkan bantuan mereka juga dipingpong petugas pemkot.

“Sudah lima kali kami bolak-balik kirim proposal, semuanya tak pernah mendapat tanggapan,” ujar May, dari pengurus Himpunan Wanita Penyandang Cacat Indonesia (HWPCI) Kota Kediri, Kamis (22/12/2011).

Menurut May, proposal diajukan ke Bagian Umum selanjutnya diminta menghubungi ke DPPKAD (Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Kekayaan dan Aset Daerah) untuk mendapatkan bantuan. Hanya saja pihaknya sudah beberapa kali menghubungi petugas,  bantuan yang sangat diharapkan tak kunjung keluar. “Sampai sekarang proposal kami juga belum mendapat tanggapan,” jelasnya.

Para penyandang cacat juga mengeluhkan kondisi perkantoran di Pemkot Kediri yang tidak ramah bagi para penyandang cacat. Masalahnya, di kantor bertingkat hanya ada tangga trap, sehingga menyulitkan bagi penyandang cacat melaluinya. “Saya terpaksa ngesot untuk naik ke lantai dua,” tambah May.

Wakil Wali Kota Kediri Abdullah Abubakar mengaku kaget, mengetahui ada organisasi penyandang cacat lima kali proposalnya ditolak pemkot. “Kami akan menelusuri penolakkannya di mana? Karena banyak progam di pemkot untuk memberdayakan masyarakat,” ujar Abdullah Abubakar saat mengikuti Sarasehan Himpunan Penyandang Cacat (Hipenca) di Ruang Kilisuci.

Editor: Yudie Thirzano
Sumber: Surya
0 KOMENTAR
196650 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas