Selasa, 25 November 2014
Tribunnews.com

Hak Dicaplok, Warga Dayak Demo di Palangkaraya

Kamis, 12 Januari 2012 10:49 WIB

Hak Dicaplok, Warga Dayak Demo di Palangkaraya
(BANJARMASIN POST/FATURAHMAN)
Ratusan warga Dayak lakukan demonstrasi di Palangkaraya

Laporan Wartawan Banjarmasin Post, Faturahman

TRIBUNNEWS.COM, PALANGKARAYA - Warga adat Dayak dan ormas seperti Walhi Kalteng yang tergabung dalam Aliansi Pemulihan Hak-hak Rakyat Indonesia melakukan aksi unjuksara di Bundaran Besar Palangkaraya.

Mereka menuntut hak-hak adat mereka yang di rampas oleh perkebunan kelapa sawit yang ada di Kalteng. Sekitar, seratus orang gabungan organisasi kemasyarakatan ini, dalam menggelar aksinya di jaga ketat puluhan polisi untuk mengatur laluliuntas di sekitar Bundaran Besar Palangkaraya.Usai melakukan aksi di bundaran demonstran ngeluruk ke Gedung DPRD Kalteng dan Kantor Gubernur Kalteng.

Beberapa tuntutan yang mereka minta antara lain, mendesak pemerintah pusat untuk segera mengesahkan rancangan undang-undang pengakuan dan perlindungan hak hak masyarakat adat dan laksanakan reformasi Agraria cabut undang-undang yang mengakibatkan perampasan tanah yakni undang undang No.25/2007 penanaman modal, UU 41/1999 Kehutanan, UU 18/2004 Perkebunan, UU 7/2004 sumber daya air, UU 27/2007 pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, UU no 4/2009 Minerba UU Pengadaan Tanah untuk Pembangunan dan cabut UUPPTKILN No 39 tahun 2004 dan bentuk UU yang menjamin hak-hak buruh Migran Indonesia dan Keluarganya tarik TNI/Polri dari konflik Agraria, bebaskan para pejuang rakyat yang ditahan dan melawan perampasan hak tanah.

Aliansi yang bergabung melakukan aksi antara lain, Aman Kalteng, Walhi Kalteng, FPPI Palangkaraya, BEM Unpar, HIMA Barut, HIMA Bartim, MAPALA "Dozer", MAPALA COMODO, Save Our Borneo, Gerakan Bersatu dan berbuat untuk Manggatang Utus (GB2MU), Bangkit Borneo, AMAN Kota Palangkaraya, AMAN Barito Timur, AMAN Barito Selatan, AMAN Pulangpisau, AMAN Barito Utara, AMAN Kapuas, Betang Hagatang, Yayasan Petak Danum, Serikat Petani Karet Manggantang Tarung, Komisi Keadilan Perdamaian Keuskupan Palangkaraya, Forum Keadilan Perdamaian Papua Kalimantan dan Telapak Kalteng.

Editor: Hendra Gunawan

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas