• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 31 Oktober 2014
Tribunnews.com

Mekanisme Perhitungan Pajak Berubah

Jumat, 13 Januari 2012 18:45 WIB

Laporan Wartawan Tribun Kaltim,Doan Pardede

TRIBUNNEWS.COM,SAMARINDA - Pada tahun 2012 mekanisme perhitungan pajak reklame di kota Samarinda, Kalimantan Timur, mengalami perubahan.  

Hal ini mengacu pada Perturan Pemerintah Nomor 69 tentang cara pemberian dan pemamfaatan insentif pemungutan Pajak Daerah  dan Retribusi Daerah, serta Peraturan Daerah Kota Samarinda nomor 04 tahun 2011 tentang Pajak Daerah.

Demikian Kepala Bidang Pembinaan Dinas Pendapatan Kota Samarinda,Abdullah,Jumat (13/1/2012).

"Dalam menetapkan pajak reklame tersebut acuannya adalah nilai sewa reklame (NSR), dulu NSR tersebut  dihitung berdasarkan kelas jalan dan ukuran reklame serta NJOP (nilai jual objek pajak), sedangkan sekarang NSR dihitung berdasarkan nilai strategis pajak reklame dan NJOP, dengan komponen kelas jalan, ketinggian reklame, sudut pandang dan lebar jalan," kata Abdullah.

Ia menjelaskan untuk reklame yang dilaksanakan pihak ketiga NSR dihitung berdasarkan nilai kontrak reklame.

Adanya perubahan mekanisme ujar Abdullah bukan bermaksud untuk menaikan pajak, tetapi kebijakan pusat sebagai upaya adanya keseragaman dalam perhitungan pajak reklame yang diberlakukan diseluruh daerah secara nasional.

Seperti diberitakan sebelumnya, pencapain target pendapatan asli daerah (PAD) optimal dari pajak reklame 2011 pesimis bisa dicapai.

Target PAD dari pajak reklame setelah anggaran perubahan tahun 2011 sebesar Rp 3,650 miliar pesimis bisa dicapai. Hingga November 2011 baru tercapai jumlah Rp 2,530 miliar atau sekitar 69,3 persen. Sementara untuk target PAD reklame sebesar Rp 3,5 miliar.

Editor: Romualdus Pius
Sumber: Tribun Kaltim
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas