• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 20 April 2014
Tribunnews.com

Pemilihan Rektor Universitas Negeri Manado Hari Ini

Kamis, 19 Januari 2012 06:39 WIB

TRIBUNnews.com, TONDANO - Tiga calon Rektor Unima Prof Dr Ph EA Tuerah MSi DEA, Prof Dr GA Senduk MSi dan Prof Dr Urbanus Naharia Msi, berlomba mendapat simpati di depan anggota senat Universitas Negeri Manado (Unima), Rabu (18/1/2012).

Secara bergantian mereka menjelaskan rencana program kerja maisng-masing jika terpilih menjadi Rektor Unima.

Secara umum, ketiga kandidat ini mengulas pandangan dan rencana mereka untuk membangun Unima sesuai visi mereka masing-masing.

Dari beberapa program kerja yang disampaikan Prof Dr Ph EA Tuerah MSi DEA, ada satu program yang berani ia ditawarkan yaitu konsep pendidikan murah di Unima.

Dirinya mengatakan, jika dipercaya untuk melanjutnya kepemimpinannya di Unima, dia akan tetap mengarahkan Unima menjadi lembaga pendidikan yang murah namun tetap berkualitas.

Dikatakan, saat ini Unima adalah perguruan tinggi negeri paling murah se-Sulut. Ia berjanji jika terpilih kembali akan terus berusaha meminimalisasi biaya pendidikan di Unima menjadi semakin murah.

Menurutnya, sampai beberapa tahun kedepan Unima tidak akan menaikkan iuran SPP. Bahkan beberapa program studi yang iuran SPP akan diturunkan.

"Walau biaya pendidikan di Unima murah, namun saya tetap akan fokus pada kualitas pelayanan pendidikan. Berbagai fasilitas dan tenaga pendidik tetap akan ditingkatkan," ujarnya.

Sementara itu, Prof  Senduk menawarkan program lain jika ia dipercaya memimpin Unima. Ia berpendapat, faktor penting yang harus diperhatikan dalam rangka mengembangkan Unima adalah kualitas sumber daya manusia.

Menurutnya, jika tenaga pengajar telah berkualitas, maka output yang dihasilkan juga akan semakin berkualitas.

"Saya akan mendorong untuk semakin meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Unima. Misalnya mendorong tenaga dosen untuk mengikuti jenjang pendidikan yang lebih tinggi, bahkan akan memperbanyak tenaga profesor agar mahasiswa Unima benar-benar berkualitas," ujarnya.

Calon Rektor Unima terakhir, Prof Urbanus  lebih menyorot persoalan sistem pendidikan berdasarkan budaya.

Menurutnya, pelaksanaan pendidikan di Unima harus berdasarkan kearifan budaya lokal, agar nilai-nilai budaya tetap bisa dipertahankan.

Terkait optimisme masing-masing calon, Senduk MSi mengaku yakin bahwa dirinya akan mendapat simpati dari anggota Senat Unima saat pelaksanaan pemilihan Rektor Unima, Kamis (19/1/2012).

Ia memang mengaku  tidak bisa memprediksi jumlah dukungan pada dirinya, namun menurutnya sampai saat ini dirinya telah melakukan yang terbaik.

"Saya memang tidak bisa memperkirakan jumlah dukungan pada saya. Namun saya yakin jumlah dukungan pada saya akan berubah dibandingkan dukungan saat penjaringan calon rektor beberapa pekan lalu," ujarnya.

Sementara itu, Prof Tuerah berharap dukungan anggota senat pada dirinya tidak mengalami perubahan seperti saat pemilihan Rektor Unima. Pada tahapan penjaringan tiga calon rektor pada awal Desember 2012 silam, semua anggota senat atau 64 anggota memberi dukungan pada dirinya untuk maju dalam pemilihan Rektor Unima.

"Saya berharap dukungan pada saya tidak mengalami perubahan, dan semua anggota senat Unima saat pemilihan rektor nanti. Namun saya menyerahkan semua hasil nanti pada Tuhan," ujarnya.
 
Sekretaris Panitia pemilihan Rektor Unima, Adensi Timomor menjelaskan, peserta pemilihan Rektor Unima adalah 64 anggota senat dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).

Total kertas suara yang akan dalam pemilihan Rektor Unima hari ini mencapai 102 suara. Jumlah kertas suara ini dibagi menjadi dua, yaitu 64 kertas suara anggota senat atau presentasi 65 persen suara.

"Dalam pelaksanaan pemilihan Rektor Unima besok (hari ini), 64 anggota senat dan Mendikbud atau yang mewakili akan melaksanakan pemilihan secara bersamaan. Masing-masing anggota senat akan mendapat satu kertas suara, namun Mendikbud akan mendapat 36 kertas suara," ujarnya.

Saat ditanya apakah Mendikbud, Mohammad Nuh akan hadir dalam pemilihan Rektor Unima, Timomor mengatakan, saat dikonfirmasi pada Rabu (18/1/2012) pukul 11.30 Wita, ternyata Mendikbud sedang mengikuti rapat koordinasi dengan presiden.
Menurutnya, jika rapat koordinasi itu selesai cepat maka kemungkinan besar Mendikbud akan datang ke Unima.(Lucky Kawengian)

Editor: Taryono
Sumber: Tribun Manado
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
206509 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas