• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 2 Oktober 2014
Tribunnews.com

60 Rumah Dibakar pada Kerusuhan Lampung Selatan (Foto)

Selasa, 24 Januari 2012 21:01 WIB
60 Rumah Dibakar pada Kerusuhan Lampung Selatan (Foto) - foto_kerusuhan_lampung5.jpg
TRIBUN LAMPUNG
kerusuhan di Kota Dalam, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, Selasa (24/1/2012)
60 Rumah Dibakar pada Kerusuhan Lampung Selatan (Foto) - foto_kerusuhan_lampung1.jpg
TRIBUN LAMPUNG
kerusuhan di Kota Dalam, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, Selasa (24/1/2012)
60 Rumah Dibakar pada Kerusuhan Lampung Selatan (Foto) - foto_kerusuhan_lampung2.jpg
TRIBUN LAMPUNG
kerusuhan di Kota Dalam, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, Selasa (24/1/2012)
60 Rumah Dibakar pada Kerusuhan Lampung Selatan (Foto) - foto_kerusuhan_lampung3.jpg
TRIBUN LAMPUNG
kerusuhan di Kota Dalam, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, Selasa (24/1/2012)
60 Rumah Dibakar pada Kerusuhan Lampung Selatan (Foto) - foto_kerusuhan_lampung4.jpg
TRIBUN LAMPUNG
kerusuhan di Kota Dalam, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, Selasa (24/1/2012)

TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG SELATAN - Warga Desa Kotadalom, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, yang mencoba melakukan penyerangan ke Dusun Napal, Desa Sidomulyo, mulai memasuki dusun tersebut.

Begitu tiba, ratusan massa mulai melakukan aksi pembakaran. Mereka membakar puluhan rumah warga Dusun Napal.

Informasi yang dihimpun Tribun, sedikitnya 60 rumah warga di dusun tersebut dibakar.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat massa melakukan penyerangan, ratusan warga Dusun Napal, yang mayoritas dihuni warga Bali sudah lebih dulu mengungsi ke lokasi aman.

Situasi di lokasi kejadian mencekam. Ratusan aparat dari Polda Lampung, Polresta Lampung Selatan, dan jajaran TNI saat ini berada di lokasi kejadian mengantisipasi serangan susulan.

Kapolda Lampung Brigjend Jodie Rosetoe bersama Danrem Garuda Hitam Kolonel Alamsyah dan Kapolres Lampung Selatan AKBP Harry Muharram Firmansyah dan Bupati Lampung Selatan, Ricko Mendoza mencoba menenangkan warga yang melakukan aksi pembakaran.

Bentrok antara warga Dusun Kotadalam dengan warga Dusun Napal, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan sebenarnya nyaris terjadi  Minggu (22/1/2012) sekitar pukul 20.30 WIB.

Pemicunya bermula dari  sikap Dicky (18), warga Dusun Napal yang menggeber sepeda motornya di sekitar areal parkir Pasar Sidomulyo. Perbuatannya mendapat teguran dari Ridwansyah (43), petugas parkir pasar.

Kurang senang mendapatkan teguran tersebut, Dicky pun memukul dada Ridwansyah. Mendapatkan perlakuan tersebut, Ridwansyah tidak melawan karena melihat Dicky bersama dengan empat temannnya.

Ridwansyah kemudian pulang ke rumahnya di Kotadalom. Ia menceritakan perisitwa yang dialaminya kepada warga lainnya yang kemudian langsung menyisir Pasar Sidomulyo.  

Warga mendapati dua pemuda asal Kecamatan Way Panji, yakni Komang Warta (18) dan rekannya Wayan Pradite (15), sedang makan bakso.

Keduanya tidak mengetahui permasalahan tersebut sebelumnya. Akibat dari salah pukul, tokoh masyarakat dari Desa Balinuraga mendatangi Mapolsek Sidomulyo dan meminta pertanggungjawaban atas penganiayaan itu.

Peristiwa ini sudah diselesaikan Kapolres Lampung Selatan AKBP Harry Muharram Firmansyah. Dan, kedua belah pihak telah menandatangani kesepakatan damai.

"Dari hasil kesepakatan sudah jelas, bahwa tidak akan ada saling menyerang antara kedua belah pihak," kata Kapolres.

Editor: Yulis Sulistyawan
Sumber: Tribun Lampung
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
16 KOMENTAR
208399 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • Chucky Devildolls-Kamis, 1 November 2012 Laporkan
    stan up hindu......
  • abdeil-Minggu, 28 Oktober 2012 Laporkan
    sikapi..makna..hari.sumpah..pemuda..bertanah..air..satu..tanah..air..indonesia..kita..semua..bersaudara..jgn..terpropakasi..oleh..oknum2..yg..tidak..bertanggung..jawb..yg..mmtik..hasil..dri..kejadian..ini-
  • San Andreas-Selasa, 7 Februari 2012 Laporkan
    Seharusnya untuk menyikapi soal ini perlu mendatangkan wakil dari masing-masing pihak untuk menyelesaikan masalah itu, atau dengan musyawarah sebagaimana yang semestinya, dan untuk rakyaat LAMPUNG, tetap semangat..
  • dewa agung-Jumat, 3 Februari 2012 Laporkan
    **rakyat BANTEN**
    Kalaw org bali di lampung membuat kekacawan lagi,, kami rakyat BANTEN siap mempertaruhkan nyawa untk membela rkyat LAMPUNG" pepatah: lamun ana musuh lampung BANTEN yg maju,lampung mengikuti..!


    ))))))) tolong cari beritanya yg jelas >>
  • Erwin Francistco-Minggu, 29 Januari 2012 Laporkan
    smua"y bkan krna suku /agama tpi kebiasaan turun temurun yg tidak prnah hilang...
    ya,,saya cma bsa berharap, smoga stiap warga yg bertikai agar mendapatkan kesepakatan yg bnar2...
    saya warga lampung uga ikut merasakan takut dan merasa sdih...
  • mayor rajja settan-Sabtu, 28 Januari 2012 Laporkan
    Untuk saudara2ku org lampung mari kita satukan kekuatan untk melawan penjajahan..!! Selama ini org2 tersebut sdh mnginjak-nginjak hrg diri kita..!!
  • andri-Sabtu, 28 Januari 2012 Laporkan
    Taek kucinglah.. Giliran skrg merengek-rengek minta bantuan, dulu kyk udah hebat yg tahan laper n kyk gk di makan golok. Sekalian matek aja kalian semua..!makanya klw hidup di tanah leluhur org,, ya hrs tau diri..!!!!
  • rakyat BANTEN-Sabtu, 28 Januari 2012 Laporkan
    Kalaw org bali di lampung membuat kekacawan lagi,, kami rakyat BANTEN siap mempertaruhkan nyawa untk membela rkyat LAMPUNG" pepatah: lamun ana musuh lampung BANTEN yg maju,lampung mengikuti..!
  • mayor rajja settan-Sabtu, 28 Januari 2012 Laporkan
    Wahai saudara2 tlg klw kita mau hidup harmonis berdampingan, kita hrs saling mnghargai.. Slma ini kami diam bukan brrti kami kalah..! Sampai titik darah penghabisan kami mmbela hrg diri kami..!! Pesan sy.." DIMANA BUMI KITA PIJAK,DISITU LANGIT KITA JUNJUN
  • margono-Jumat, 27 Januari 2012 Laporkan
    Usul donk buat pemerintah lampung..!! Selama ini org bali cukup meresahkan warga lampung, tolong di usir saja semua org bali yg ada di lampung.
  • riiyan-Kamis, 26 Januari 2012 Laporkan
    nyak asli jelma lpung,sharusni kti jelma bali mikekh kti di lepung inji nepang,sukokh2 adu di kni nepang kdang kti shaga2 di tnoh lpung inji mikekh ki jdi jlma sina
  • Wayan Yona-Kamis, 26 Januari 2012 Laporkan
    saudara2 q Hindu dharma....qta harus semakin bersatu dan tingkatkan persaudaraan qta...krn ini sebagai cermin qta semua...pura boleh dibakar,tpi qta punya ide shangyang widhi dihati qta masing2...mari tingkatkan iman qta pd Tuhan...hukum karma ada selalu.
  • jaro-Kamis, 26 Januari 2012 Laporkan
    Kita di Bali masih bisa toeran dengan pendatang, kenapa kalian di Lampunng tidak???!!! Ga gitu caranya bung.. Sampai Bali kalian boom dengan alasan jihad kita masih bisa bersabar, mau kalian itu apa sech???!!!
  • jaro-Kamis, 26 Januari 2012 Laporkan
    Kita di Bali masih bisa toeran dengan pendatang, kenapa kalian di Lampunng tidak???!!! Ga gitu caranya bung.. Sampai Bali kalian boom dengan berkedok jihad kita masih bisa bersabar, mau kalian itu apa sech???!!!
  • Surya Plonot-Rabu, 25 Januari 2012 Laporkan
    kita sebagai humat hindu percaya dengn adanya hukum karma pala..perbuatan yng mereka lakukan ,membakar rumah sampai dengn membakar tempat suci..akan mendapatkan hukuman yng setimpal...kami sebagai humat hindu akan terus berdoa demi keselamatan sodara kami
  • Semar Zhengir-Rabu, 25 Januari 2012 Laporkan
    to saudara Editor(Yulis Sulistyawan) : sya pengen tau apa gambar no 4 itu yg dibakar itu sebuah tempat suci/Pura ??
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas