Sabtu, 23 Mei 2015
Tribunnews.com

Sopir Karunia Bhakti Loncat karena Takut Dikeroyok Massa

Minggu, 12 Februari 2012 15:27 WIB

Sopir Karunia Bhakti Loncat karena Takut Dikeroyok Massa
KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO
Bus Karunia Bakti nyungsep di villa setelah menabrak belasan kendaraan di Cisarua, Bogor, Jumat (10/2/2012) malam

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, CIBINONG - Sopir bus Kurnia Bhakti, Lukman Iskandar (43) mengaku loncat dari kendaraan karena khawatir dikeroyok massa.

Ia nekat loncat dari bus saat kendaraan itu menabrak warung bakso di kawasan Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/2/2012).

"Ia takut dikeroyok massa, maka nekat keluar (loncat), tetapi ia bertanggung jawab dengan menyerahkan diri ke Polsek Garut," kata paman Lukman, Rusli Hanafi (60) ketika ditemui di Mapolres Bogor, Cibinong, Minggu (12/2/2012).

Rusli mengatakan, keponakannya itu terus mencoba mengendalikan bus yang mengangkut penumpang dari Garut ke Jakarta.

Namun, rem blong serta posisi jalanan turunan terjam membuat ayah tiga anak itu kesulitan mengendalikan laju bus.

"Ia terus berdoa agar tidak terjadi korban jiwa. Ia terus memegang setir," kata Rusli.

Halaman12
Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Anwar Sadat Guna
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas