Jumat, 19 Desember 2014
Tribunnews.com

Foto-foto Pemuda Adat Kepung FPI di Palangkaraya

Senin, 13 Februari 2012 19:24 WIB

Foto-foto Pemuda Adat Kepung FPI di Palangkaraya - 1102-FATURAHMAN-Massa_Pemuda_Dayak_Mengadang_Habib_Riziek_di_Apron_Bandara_Tjilik_Riwut_Palangkaraya.JPG
tribunkalteng.com/Faturahman
Sekitar 500 massa Gerakan Pemuda Adat Kalimantan Tengah, Sabtu (11/2/2012) menduduki Apron Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya. Mereka mengadang pengurus pusat Front Pembela Islam (FPI) yang datang ke Palangkaraya untuk melantik pengurus FPI di Kalteng.
Foto-foto Pemuda Adat Kepung FPI di Palangkaraya - 1102-faturahman-Massa_Pemuda_Dayak_Bakar_Tenda_yang_akan_digunakan_untuk_Tablig_Akbar.jpg
tribunkalteng.com/Faturahman
Sebuah tenda di rumah calon pengurus Front Pembela Islam (FPI) Kalimantan Tengah dibakar massa pemuda adat di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Sabtu (11/2/2012) Para Pemuda adat menyatakan menolak keras rencana pengukuhan FPI di Palangkaraya.
Foto-foto Pemuda Adat Kepung FPI di Palangkaraya - 1102-faturahman-Ketua_Pemuda_Dayak_Kalteng_Yansen_A_Binti_menyerukan_penolakan_Pembentukan_FPI_di_Kalteng.JPG
tribunkalteng.com/Faturahman
Ketua Ormas Gerakan Pemuda Dayak Kalimantan Tengah, Yansen A Binti, saat melakukan aksi unjuk rasa sekaligus pembentukan Barisan Pertahanan Adat Dayak di Bundaran besar Palangkaraya melakukan orasi penolakan rencana Pembentukan Front Pembela Islam (FPI) di Kalteng bersama ratusan anggotanya. Sabtu (11/2/2012)
Foto-foto Pemuda Adat Kepung FPI di Palangkaraya - 1102-faturahman-_Kaca-kaca_rumah_calon_pengurus_FPI_Kalteng_juga_turut_dihancurkan_oleh_massa_pemuda_dayak_Kalteng.JPG
tribunkalteng.com/Faturahman
Kaca kaca rumah calon pengurus Front Pembela Islam (FPI) Kalimantan Tengah juga turut dihancurkan oleh massa pemuda di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Sabtu (11/2/2012) Para Pemuda adat menyatakan menolak keras rencana pengukuhan FPI di Palangkaraya.

Laporan Wartawan Tribun Kalteng, Faturrahman

TRIBUNNEWS.COM, PALANGKARAYA - Ratusan pemuda di Kalteng menyerbu ke apron Bandara Tjilik Riwut, Palangkaraya, Sabtu (11/2/2012).

Mereka menyerbu masuk bandara setelah pesawat yang diduga berpenumpang Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq, mendarat di bandara terbesar di Kalteng itu.

Ratusan pemuda di Kalteng ini menolak kedatangan Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq di Palangkaraya. Habib Rizieq rencananya akan meresmikan pendirian FPI Palangkaraya.

Ratusan massa hanya berdiri beberapa puluh meter dari badan pesawat Sriwijaya Air yang mengangkut Habib Rizieq dan beberapa anggota FPI dari Jakarta.

Aparat kepolisian yang datang untuk mengamankan pun kalah banyak dengan massa yang menghadang anggota FPI.

Sempat terjadi negosiasi antara aparat kepolisian dengan koordinator massa, sehingga akhirnya rombongan FPI pusat pun batal turun dari pesawat.

Editor: Anwar Sadat Guna
Sumber: Tribun Kalteng

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas