• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 April 2014
Tribunnews.com

Oknum Polisi Terlibat Pemalsuan Surat Mobil

Selasa, 14 Februari 2012 17:17 WIB

TRIBUNNEWS.COM,BATURAJA - Setidaknya 30 unit mobil berbagai merek yang memiliki surat kepemilikan palsu kini diamankan polisi. Kasus diduga melibatkan sejumlah oknum anggota polisi dari Polres OKU dan PHL sipil yang bertugas di Samsat OKU.

Pantauan di lapangan Selasa (14/2/2012) mobil yang diduga memiliki surat kepemilikan palsu tersebut antara lain, Avanza warna hitam BG 1862 FB, mobil Toyota Rush warna putih BG 1978 FX, Xenia warna hitam BG 1011 FC, mobil Avanza warna hitam BG 1028 FC, mobil Avanza hitam BG 8163 FN warna hitam. Mobil avanza warna hitam BG 1989 F, Avanza warna putih B 1872 XX, Avanza warna hitam 1898 F, pickup Carry BG 1863 FN dan Avanza warna hitam B 1136 PKZ serta beberapa jenis moil lainnya.

Informasi di lapangan menyebutkan, modusnya mobil-mobil yang tidak jelas statusnya didatangkan dari Jakarta. Kemudian mobil tersebut seolah-olah milik (diatas namakan ES) salah seorang PHL Sipil Samsat OKU dan diatas namakan De (PHL sipil) Samsat OKU.

Mobil-mobil yang tidak jels statusnya itu lalu dibuatkan identitas baru (surat kepemilikan) baru atau daftar baru dibuatkan faktur palsu selanjutnya baru dibuat surat kepemilikan kendaraan baru (STNK dan BPKB).

Hingga berita ini ditulis sumber menyebutkan dua oknum anggota Polres OKU berpangkat Bintara inisial B dan M sudah diperiksa propam Polres OKU.

Sedangkan satu PHL sipil Samsat saat akan ditangkap langsung jatuh sakit dan kini dalam penjagaan polisi. Begitu juga dengan PHL Civil inisial ES informasinya sudah diperiksa.

“Sejak kasus ini terbongkar kabarnya semua PHL sipil Samsat sudah dibubarkan,” kata seorang sumber seraya berkali-kali minta identitasnya dirahasiakan.

Saat Sripoku.com mengecek ke Samsat ternyata tidak terlihat satupun PHL sipil Samsat kecuali satu satu sipil yang sudah berstatus PNS yang masih beraktivitas seperti biasa.

Terpisah Kapolres OKU AKBP Azis Saputra melalui Kasubag Humas Polres OKU Aipda Wayan Sudhana yang dikonfirmasi mengatakan kasusnya ditangani Polda langsung dan minta agar kasus ini dipending dulu dengan alasan masih simpang siur. (Leni Juwita)

Editor: Romualdus Pius
Sumber: Sriwijaya Post
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
266112 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas