Kamis, 2 Juli 2015
Tribunnews.com

20 Persen Penyebab Listrik Mati karena Tali Layang-layang

Senin, 20 Februari 2012 20:31 WIB

20 Persen Penyebab Listrik Mati karena Tali Layang-layang
Ilustrasi

Laporan Wartawan Surya, Eko Adiasaputro

TRIBUNNEWS.COM,  PALEMBANG - Mati lampu atau pemadaman listrik masih menjadi masalah besar di tengah kehidupan masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel).

Banyak faktor yang menyebabkan mati listrik. Salah satunya akibat tali layang-layang, yang menyumbang 20 persen penyebab mati lampu di Bumi Sriwijaya.

Seolah tak ingin selalu dipersalahkan, Manager Distribusi PLN Wilayah S2JB, Bob Saril, mengharapkan semua pihak secara bersama-sama bersinergi dan saling membantu mengatasi hal ini. Terutama dalam memberikan pengertian atau semacam edukasi terhadap masyarakat yang tidak mengerti mengenai kejadian seperti ini.

Bob menjelaskan, PLN sebagai perusahaan yang menjual listrik negara tidak menginginkan mati lampu atau pemadaman listrik. Sebab juga akan merugikan perusahaan.

Menurutnya, ada banyak hal yang perlu dipahami masyarakat. Terutama tentang penyebab lampu sering mati.

Dikatakan, sekitar 70 persen mati lampu disebabkan karena pohon yang tumbuh di sekitar tiang atau kabel listrik. Padahal dalam Perda sudah diatur jika jaringan listrik harus bebas dari pepohonan sejauh tiga meter.

Halaman12
Editor: Yulis Sulistyawan
Sumber: Sriwijaya Post
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas