• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 April 2014
Tribunnews.com

Kunjungi Korban Banjir, Bupati Aceng Fikri Disoraki Ibu-ibu

Selasa, 6 Maret 2012 06:10 WIB
Kunjungi Korban Banjir, Bupati  Aceng Fikri Disoraki Ibu-ibu
tribunjabar
Bupati Jabar, Aceng HM Fikri

TRIBUNNEWS.COM, GARUT - Bupati Garut, Aceng HM Fikri, disoraki warga yang mayoritas ibu-ibu rumah tangga, saat akan meninjau para korban banjir bandang di Kampung Sudika Indah, Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (5/3/2012).

Saat itu Bupati Aceng yang baru turun dari mobil dinasnya Honda New Accord warna hitam berjalan menuju lapangan Sudika Indah untuk memimpin penutupan posko siaga bencana.

Sejumlah warga korban banjir bandang mengaku secara spontan menyoraki orang nomor satu di Garut itu karena kecewa Bupati Aceng baru mendatangi lokasi banjir bandang pada hari itu. Padahal peristiwa banjir bandang terjadi pada Selasa (27/2/2012) lalu.

Salah seorang warga, Imey (27), mengatakan sama sekali tak merencanakan untuk menyoraki bupati. Menurut dia, warga hanya spontan menyoraki bupati saat melihat Aceng mengunjungi lokasi banjir untuk menutup posko siaga bencana yang didirikan Kodim Garut di Kampung Sudika Indah.

Menurut dia para korban banjir bandang menyimpan kekecewaan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, khususnya kepada Bupati Aceng yang belum sekali pun datang ke lokasi banjir bandang untuk melihat secara langsung kondisi para korban.

"Memang banyak warga yang sudah lama kesal karena bupati tak juga datang melihat warganya yang terkena musibah. Makanya ketika bupati datang, warga langsung meneriakinya," kata dia saat ditemui di Kampung Cimacan, Senin (5/3/2012).

Hal senada juga diungkapkan Farida. Menurut ibu dua anak ini, sejak sejumlah kampung di Desa Haurpanggung direndam banjir bandang, belum ada satu pun pejabat Pemkab Garut yang menjenguk mereka.

"Jangankan ngasih bantuan, melihat kondisi kami saja tidak. Setelah banjir lama berlalu, bupati baru datang ke sini," ungkap dia.

Dikatakannya, selama ini para korban banjir hanya memperoleh bantuan dari sejumlah pihak swasta dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang digalang Kodim 0611 Garut.

Ia mengaku heran kenapa Bupati Aceng baru turun ke lokasi banjir bandang pada hari itu. Padahal, kata dia, sejak seminggu lalu warga para korban banjir bandang sangat mengharapkan adanya perhatian dari pemerintah kabupaten.

"Jarak Pemkab Garut ke lokasi banjir ini kan tidak terlalu jauh, kok baru muncul hari ini. Makanya banyak warga yang kecewa," jelas dia dengan nada serius.(zam)

Editor: Dodi Esvandi
Sumber: Tribun Jabar
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
326812 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas