• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 24 Oktober 2014
Tribunnews.com

Penemuan Jenglot Toboali, Jangan Menimbulkan Syirik

Selasa, 13 Maret 2012 20:03 WIB
Penemuan Jenglot Toboali, Jangan Menimbulkan Syirik
Bangka Pos/Iwan Satriawan
Jenglot yang ditemukan Mawan, Sabtu (10/3/2012) di perairan pantai Payak Ubi Sukadamai Toboali.

Laporan wartawan Bangka Pos, Iwan Satriawan

TRIBUNNEWS.COM BANGKA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bangka Selatan H Zaini Ruslan meminta masyarakat untuk tidak membesar-besarkan penemuan Jenglot di perairan pantai Payak ubi Sukadamai Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung.

Menurutnya penemuan tersebut merupakan suatu keajaiban alam dan bagian dari kebesaran Allah SWT.

"Magic-magic itu ada tapi jangan mengenyampingkan keyakinan kita, ketauhidan kita. Kita hanya percaya kepada Allah," ujar H Zaini, Selasa (13/3/2012) kepada Bangka Pos.

Ia menegaskan jika masyarakat percaya benda itu dapat mendatangkan kebaikan atau keburukan akan menjerumuskan diri pada dosa besar yaitu Syirik.

"Percaya dan minta tolong serta menggantungkan selain kepada Allah tidak boleh, itu syirik. Seperti minta kesehatan, keberuntungan itu semua hanya kepada Allah semata," tegasnya.

Sementara Wakil Bupati Bangka Selatan Nursyamsu mengatakan, masyarakat hendaknya jangan terlalu percaya hal-hal berbau mistis.

"Apalagi zaman sekarang sudah modern. Selain itu belum tentu juga hal-hal mistis yang diungkapkan tersebut benar adanya," imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Sukadamai Kecamatan Toboali sejak tiga hari belakangan dihebohkan dengan penemuan Jenglot di laut pesisir pantai Payak Ubi Sukadamai.

Jenglot yang diyakini merupakan makhluk yang berusia ratusan tahun ini berbentuk seperti mummy dengan ukuran panjang sekitar 5 cm dengan besar seukuran jempol manusia dewasa.

Tubuh benda tersebut mirip tubuh manusia yang kurus kering seperti mummy berkuku panjang, bertaring dan memiliki rambut yang panjangnya melebihi panjang tubuhnya. Sementara matanya hitam tak mempunyai putih mata.

Jenglot ditemukan tersimpan dalam kotak kuningan seukuran kotak rokok. Tubuh Jenglot tersebut saat ditemukan dibungkus kain hitam bertuliskan aksara Arab gundul.

Jenglot tersebut ditemukan secara tidak sengaja, Sabtu (11/3/2012) siang oleh Mawan warga Sukadamai saat sedang membuat bagan TI Apung di laut Pantai Payak Ubi Toboali.

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Bangka Pos
1 KOMENTAR
350532 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas