Minggu, 19 April 2015
Tribunnews.com

Usai Melayani Polisi, Tahanan Ini Melayani Tukang Ojek

Selasa, 27 Maret 2012 08:36 WIB

Usai Melayani Polisi, Tahanan Ini Melayani Tukang Ojek
google
Ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM, KEFAMENANU - Tim Penyidik Polres Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, yang dipimpin langsung Kasatreskrim AKP Wiwin Junianto Supriadi menggelar reka ulang (rekonstruksi) kasus tahan perempuan yang berinisial NM (16), yang dilepas setelah diperkosa oleh Bipda DT pada Jumat (16/03/2012) lalu.

Rekonstruksi pada Senin (26/03/2012) siang itu digelar di beberapa tempat, di antaranya di dalam sel Mapolres TTU, belakang rumah jabatan Kapolres, tempat parkir kantor PDAM Kefamenanu, belakang rumah milik Filmon Sau di KM 7 jurusan Atambua, hutan Jati ke arah Desa Mamsena, dan yang terakhir di dekat pekuburan umum KM 5 jurusan Atambua.

Yang menarik dari rekonstruksi tersebut adanya keterangan yang berbeda antara NM dan saksi YT (tukang ojek), sedangkan Bripda DT tidak dihadirkan dan diganti dengan anggota Polres yang lain. Dalam kesempatan itu Kompas.com berhasil mewawancarai NM di sela-sela rekonstruksi dan NM menceriterakan secara singkat kronologi saat dirinya dikeluarkan dari dalam sel oleh Bripda DT.

NM menuturkan, pada Jumat (16/3/2012) malam, ketika dirinya sedang tertidur dia didatangi oleh DT kemudian dibangunkan.

"Pada waktu itu, saya sedang tidur pulas karena listrik padam. Tiba-tiba dia datang bangunkan saya. Kemudian dia tanya saya, apakah kamu mau keluar dari sini?" ujar NM.

"Dalam keadaan setengah sadar saya pun bilang, kalau untuk keluar dari sini agak susah karena posisi saya dalam sel. Tapi dia bilang, kalau kamu tidak keluar dari sini kamu akan dipenjara seumur hidup. Karena takut, saya akhirnya bersedia mengikuti ajakan DT untuk keluar.

"DT suruh saya panjat tembok dan buka plafon. Pas saya buka plafon ada terali besi. Saya beritahu dia, kalau saya tidak bisa keluar lewat plafon karena ada terali besi. Dia suruh saya turun kembali. Kemudian dia buka pintu dan suruh saya keluar dari dalam sel," urai NM.

Halaman12
Editor: Gusti Sawabi
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas