• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 26 Oktober 2014
Tribunnews.com

Banjir Kepung Berau

Minggu, 1 April 2012 15:54 WIB
Banjir Kepung Berau
(Tribun Pontianak/Ali Anshori)
Akibat curah hujan tinggi, sejumah jalan protokol dan kawasan perkampungan di Kabupaten Berau terendam air.

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Januar Alamijaya

TRIBUNNEWS.COM, TANJUNG REDEB - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Berau, Minggu (1/4/2012) sejak pukul 01.00 WITA dinihari membuta sebagian rusa-ruas jalan utama di Tanjung Redeb dan 4 Kecamatan terdekat lainnya  digenangi air hingga mencapai pinggang orang dewasa.

Ketinggian air cukup bervariasi dan dan menggenagi hampir seluruh jalan-jalan protokol yang merupakan arus lalu lintas utama sehingga mengganggu pengguna jalan yang hendak beraktvitas serta mempengruhi segala sektor kehidupan masyarakat.

Hujan deras yang tejadi selama kurang lebih 6 jam itu juga mengakibatkan 1 pohon besar di depan kantor Inhutani JL Pulau Sambit roboh dan menimpa sebah mobil yang saat itu ditumpangi oleh anggota DPRD Berau Ali Yusron, untungnya tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Selain akibat curah hujan tinggi, kondisi ini juga diperparah dengan tidak berfungsi maksimlanya saluaran-saluran  pembunagan yang terdapat di tengah kota sehingga mebuat aliran air menjadi terhambat menuju ke sungai.

Dari pantau tribun,  titik-titik jalan utama yang digenangi aliran air terletak di Jl Murjani II dan III, Jl Mangga II, Jalan Pemuda, Teuku Umar, dan di JL Durian III serta  Jl pulau Semama, dimana banyak pengendara terutama roda 2 yang terpaksa mendorong motornya akibat terjebak banjir.

Kawasan perumahan penduduk yang berada di sekitar JL Durian III itu juga  termasuk salah satu titik terparah akibat banjir yang diakbatkan oleh curah hujan ini, sebagai contoh di Gg Ketapi yang memang merupakan kawasan langganan banjir.

Di tempat ini air masuk ke dalam rumah-rumah penduduk  hingga selutut orang dewasa, bahkan di di depan rumah aliran air bisa menyentuh dada sehingga, sehingga sekitar 500 KK yang berdiam di tempat tersebut terpaksa mengalami kerugian akibat  barang-barangnya terendam banjir.

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Kaltim
1 KOMENTAR
404612 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • tiyo-Jumat, 6 April 2012 Laporkan
    Mudah mudahan rumah bpaku ga
    kbanjiran yah
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas