• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 25 Oktober 2014
Tribunnews.com

1.400 Kicaumania Perebutkan Rp 180 Juta

Senin, 2 April 2012 08:49 WIB
1.400 Kicaumania Perebutkan Rp 180 Juta
wikipedia
ilustrasi

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Bandot Arywono

TRIBUNNEWS.COM, JAMBI - Polah aneh dan sedikit nyentrik diperlihatkan oleh para Kicaumania yang bertanding di Lomba Burung Berkicau Tingkat Nasional Road to Presiden Cup II Jambi, di Eks Arena MTQ, Taman Rimba, Minggu (1/4/2012).

Untuk menyemangati burungnya yang sedang bertanding menjalani penilaian dari dewan juri, para pemilik burung ini melakukan gerakan-gerakan tangan yang bertujuan untuk membuat burungnya terus berkicau.
Lambaian tangan, siulan bahkan sesekali berteriak dilakukan beberapa diantara kicau mania.

Meski panitia telah melarang peserta berteriak namun teriakan masih kerap terdengar untuk menyemangati burungnya.

"Ya supaya burungnya mengeluarkan kemampuan terbaiknya," ujar seorang peserta Heru.

Tak kurang sekitar seribu kicaumania dari berbagai daerah di Indonesia beradu burung berkicau pada lomba tersebut.

Acara yang didukung oleh Ketua DPRD Provinsi Jambi Effendi Hatta itu mempertandingkan beberapa kelas di antaranya kelas Presiden, kelas Wakil Presiden, Kelas MPR, Kelas DPR, dan Kelas Rakyat.

Berbagai jenis burung berkicau mulai murai batu, kacer, kenari batu, ciblek, kenari, love bird, cucak ijo di adu suaranya untuk memperebutkan total hadiah Rp 180 juta.

"Lomba ini mempertandingkan 22 kelas dan diikuti 1.400 kicau mania dari seluruh Indonesia," kata Ahong Kadaci, panitia lomba.

Menurutnya kicaumania yang ikut di lomba selain dari kota dan kabupaten di Jambi juga berasal dari Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Padang, Jakarta, Bandung, Yogyakarta bahkan ada juga yang dari Samarinda.

Ketua DPRD Provinsi Jambi Effendi Hatta menyambut baik kegiatan tersebut. Ia mengatakan memelihara burung berkicau merupakan satu di antara hobi yang positif.

"Pelihara burung itu bagai istri kedua, karena hoby yang positif bisa menghilangkan stres," kata Effendi Hatta.

"Jangan hobi pelihara istri muda, lebih baik pelihara burung berkicau bisa kurangi stres dan menambah pendapatan," katanya lagi.

Dengan adanya lomba bertaraf nasional ini menurut Effendi Hatta akan membawa dampak bagus bagi perekonomian masyarakat.

"Penyelenggaraan kicau mania di Jambi ini ikut  menggerakkan roda ekonomi," ujarnya.

Ketua Yayasan B n R pusat Kamiluddin yang juga merupakan penyelenggara kegiatan ini, mengatakan lomba kali ini merupakan ajang pemanasan untuk menghadapi Piala Presiden yang akan dilangsungkan April 2012 mendatang di Senayan, Jakarta.  

"Lomba ini juga rangkain perlombaan menuju Presiden Cup di Jakarta 29 april 2012 di Senayan dengan memperebutkan total Rp 3 miliar," katanya.

Pada perlombaan di Jambi kali ini panitia menyediakan total hadiah Rp 180 juta bagi para pemenang.

"Kegiatan seperti ini juga menambah kontribusi pendapatan daerah khususnya di bidang pariwisata," katanya.

Editor: alfons nedabang
Sumber: Tribun Jambi
0 KOMENTAR
405792 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas