Jumat, 19 Desember 2014
Tribunnews.com

Ribuan Bangunan Liar Sekitar Rel KA Ditertibkan

Jumat, 6 April 2012 17:39 WIB

Ribuan Bangunan Liar Sekitar Rel KA Ditertibkan
IST
Ilustrasi

Laporan Wartawan Surya, Sri Wahyunik

TRIBUNNEWS.COM, JEMBER - Ribuan bangunan liar (Bangli) di sepanjang jalur kereta api (KA) mulai dari Bangil (Pasuruan) hingga Banyuwangi akan ditertibkan. Jalur sepanjang itu merupakan wilayah kerja PT KA Daerah Operasional 9 Jember.

Penertiban bangunan juga pepohonan dilakukan untukmenjaga keamanan perjalanan kereta api (KA). Untuk tahap pertama, penertiban bangunan itu akan dimulai pada akhir bulan April ini. PT KA Daop 9 akan menertibkan bangli di sepanjang jalur KA antara Stasiun Jember hingga Stasiun
Mangli.

Berdasarkan pendataan PT KA, ada 129 bangunan dan pohon yang berada di sisi kanan dan kiri jalur KA. Bangunan itu antara lain terdiri dari rumah, kandang hewan, juga dapur. "Kami lakukan secara bertahap. Pertama akan dilakukan di sepanjang Stasiun Jember - Stasiun Mangli ada 129 bangunan dan pohon yang akan ditertibkan. Kami berharap hingga akhir tahun 2012 penertiban mulai dari Bangil hingga Banyuwangi bisa selesai," ujar Gatut.

Di sepanjang jalur KA mulai Bangil hingga Pasuruan ada ribuan bangli yang akan ditertibkan. Untuk memulai penertiban itu, pihak PT KA Daop 9 melakukan sosialisasi kepada pemilik bangunan di sekitar jalur. Di Kelurahan/Kecamatan Kaliwates, misalnya, ada 16 KK yang bangunannya dekat dengan jalur KA. Berdasarkan aturan di PT KA, di sisi kanan dan kiri rel sepanjang 6 meter harus steril dari bangunan dan pepohonan.

"Kami harus sosialisasikan dulu, antara lain dengan mengundang warga yang rumahnya terdata dekat dengan rel. Mereka harus menertibkan sendiri, tetapi jika hingga akhir April tidak ditertibkan terpaksa kami bongkar paksa," tegas Gatut.

Ratusan bangunan antara Stasiun Jember hingga Mangli yang ditertibkan itu karena berjarak sekitar 4 meter dari rel KA. Jarak tersebut bisa membahayakan jarak pandang masinis.

Selain untuk menjaga keamanan perjalanan KA, lanjut Gatut, penertiban bangunan itu juga untuk kebersihan di sepanjang jalur dan untuk mengantisipasi dibangunnya rel ganda untuk kereta api.

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Surya

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas