Senin, 22 Desember 2014
Tribunnews.com

Penjenguk Ujang Juaro Simpan Sabu Dalam Jeruk

Jumat, 13 April 2012 22:22 WIB

Penjenguk Ujang Juaro Simpan Sabu Dalam Jeruk
(TRIBUN KALTIM / MARGARET SARITA)
Sabu-sabu

Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Ahmad Fahrozi

TRIBUNNEWS.COM, LUBUKLINGGAU-Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Muarabeliti, Musirawas menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu oleh salah seorang pembesuk Pdl (35) untuk dikirimkan kepada Sdr (29) alias Ujang Juaro, warga binaan di Lapas. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (13/4/212).

Meski aksi penyelundupan paket sabu itu berhasil digagalkan, namun pelaku penyeludupan itu dapat meloloskan diri.

Kalapas Narkotika Muarabeliti, Basyir Ramlan didampingi Kepala Seksi Adminitrasi Keamanan dan Ketertiban, Sonsusi kepada Sripoku.com mengungkapkan, pelaku penyeludupan yang merupakan warga Desa Mandiangin Sorolangun-Jambi pura-pura membesuk Sdr, napi yang menempati kamar 4 Blok Bangau.

Saat membesuk, pelaku membawa makanan dan tiga buah jeruk untuk Sdr. Rupanya dalam salah satu buah jeruk tersebut ada sabu-sabu. Terungkapnya aksi penyelundupan narkoba itu berawal  dari kecurigaan petugas yang melihat gelagat Pdl.

Awalnya barang yang dibawa sempat lolos dari pemekrisaan di pintu satu. Tetapi ketika diperiksa lebih teliti, petugas menemukan kejanggalan pada salah satu jeruk.

“Saat dibuka ternyata isinya bungkusan berisi serbuk yang diduga sabu-sabu” jelas Kalapas.

Sementara, Sdr alias Ujang Juaro yang merupakan narapidana dengan hukuman 4,2 tahun penjara karena tertangkap saat sedang mengkonsumsi narkoba, mengaku, Pdl adalah teman lamanya saat di Batam.

Meksi dia tidak mengakui sudah memesan sabu-sabu, namun petugas berhasil menemukan bukti percakapannya dengan Pdl.

“Dari ponselnya diketahui bahwa pemesanan narkoba itu dilakukan Ujang Juaro pada tengah malam atau sekitar pukul 00.00 WIB,” katanya.

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Sriwijaya Post

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas