Minggu, 1 Maret 2015
Tribunnews.com

Oknum di Dinas PPO Sikka Paksa Guru Beli Buku

Senin, 21 Mei 2012 19:32 WIB

Oknum di Dinas PPO Sikka Paksa Guru Beli Buku
urip.wordpress.com
Ilustrasi buku

 Laporan Wartawan Pos Kupang, Aris Ninu

TRIBUNNEWS.COM, MAUMERE -- Praktik penjualan buku di Kabupaten Sikka di sejumlah SD  meresahkan para kepala SD.  Diduga kuat praktek penjualan buku kepada semua SD di Sikka melibatkan orang `Dalam' di Dinas PPO Sikka.

Praktek ini membuat kepala SD di Sikka mempertanyakan penjualan buku itu,  karena tanpa ada rekomendasi dari Dinas PPO Sikka. Buku-buku yang dijual senilai Rp 6 juta untuk delapan buku,  ini terkesan ada unsur `paksaan'. Padahal buku yang dijual sudah ada di sekolah-sekolah.

Pihak sekolah ada yang terpaksa membeli karena melihat orang `Dalam' di Dinas PPO Sikka yang ikut melakukan tindakan yang merugikan   328  kepala SD/MI.

"Buka itu sebenarnya sudah ada di sekolah tapi para kepala sekolah semacam dipaksa untuk membeli. Apalagi buku itu dibawa pengawas sekolah. Kenapa harus paksa kepala sekolah membeli. Kalau mereka membeli, kecuali bukunya  tidak ada di sekolah. Ada kepala sekolah yang terpaksa membeli,  ada yang tidak mau," kata sumber Pos Kupang di Dinas PPO Sikka.

Ia menjelaskan, buku-buku yang dijual kepada semua SD di Sikka,  mengundang masalah lantaran buku yang dijual tanpa rekomendasi dari Dinas PPO Sikka melalui Kadis PPO.

Dimana, lanjutnya, mekanisme penjualan yang benar adalah semua penerbit yang ingin menjual dan menawarkan buku harus mengantongi  rekomendasi dari Dinas PPO Sikka.

Halaman12
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Pos Kupang
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas