Papua Memanas

TNI/Polri Amankan Satu Anggota OPM

Dandim 1709/Yawa Letkol inf Tornado mengakui telah dilaksanakan penyergapan dan penyisiran

TNI/Polri Amankan Satu Anggota OPM
Chanry Andrew Suripatty
Seorang anggota Tentara Pembebasan Nasional (TPN) / Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang berhasil di tangkap dalam penggebrekan markas TPN/OPM di Serui, Kepulauan Yapen Papua, oleh pasukan gabungan TNI/Polri

Laporan Kontributor Tribunnews.com, Chanry Andrew Suripatty

TRIBUNNEWS.COM, JAYAPURA - Dandim 1709/Yawa Letkol inf Tornado mengakui  telah dilaksanakan penyergapan dan penyisiran pimpinan Kapten Inf Teuku Ridwan beserta 7 orang dari anggota Satgas Ban Kopassus dan Intel Polres terhada camp latihan TPN-PB Kodam III Saiseru Yapen (Yomara) di daerah distrik Angkaisera Kp Wadapi.

“Kami berhasil menemukan 1 Lapangan apel/upacara seluas 6.000 m, Halang Rintang, Peluncuran air, Pionir pertahanan, Pos tinjau, 17 tenda kamp besar, Pos jaga Satri, Tenda Logistik, Dapur lapangan, Fasilitas kesehatan dan Obat-obatan, Perlengkapan Komputer,” katanya.

Sementara dari hasil penyergapan tersebut berhasil di amankan Anggota TPN-OPM atas nama John Tedi Nuntia, serta di amankan Handycam 3, 1 pucuk senjata rakitan, 2 buah golok, 1 buah Bendera Bintang kejora 4X2 m, 1 buah BK 60X30 cm, printer 8, Dokumen Latihan, Jadwal, Struktur organisasi, Pendistribusian Logistik, Rencana pertemuan dan latihan, Tata tertib latihan, kartu kepanitiaan dan Peserta latihan, Daftar Peserta Latihan, Materi latihan, Daftar Pelatih, Baju loreng dari Yonif 751 dan 753 dan 2 buah Granat latihan.

Tidak hanya itu saja, Dandim menyampaiakan dari hasil penyisiran selanjutnya didapat berupa, 2 unit motor, 1 senjata rakitan, 4 buah senjata angin, 2 buah tombak, 3 buah kapak, 6 buah golok, 7 Amunisi kaliber 55,6 mm, 7,56 mm ,9 mm ,12,7 mm, 1 buah  Mesin genset, 1 buah mesin chansaw, 4 buah Jubi, Bahan-bahan logistik beras dan perlengkapan dapur.

Dandim menyampaikan melalui hasil penyelidikan langsung di lakukan penyergapan, dimana kronogis pengungkapan tersebut bermula dari pukul 12.30 WiT, dilakukan persiapan Tim gabungan dari mess trikora.

Kemudian pukul 13.00 Wit, berikut menuju sasaran, pada pukul 14.30 Wit, tiba di sasaran. 15 menit kemudian pelaksanaan penyerbuan dan penangkapan. Lalu pukul 15.15 Wit kembali menuju Serui dan pukul 17.00 Wit, tiba di Polres Serui.

“Kemudian pukul 17.30 Wit tim gabungan Polres Kep Yapen pimpinan Kapolres AKBP Royke Harry Langie SKIK, bersama saya, Satgasban Kopassus pimpinan, dan Kompi 753 menuju ke sasara kembali dan pukul 19.00 Wit, tiba disasaran dilanjutkan penyisiran dan pukul 21.30 Wit, kegiatan penyisiran selesai dan pukul 23.30 Wit kembali ke polres Serui bersama salah satu yang di duga anggota OPM dan juga barang bukti,” ujarnya.

Sementara itu Kabid Humas Polda Papua AKBP Yohannes Nugoroho Wicaksono ketika dikonfirmasi Tribunnews.com di Jayapura Rabu 30/05 mengatakan bahwa benar telah di lakukan penggerebekan terhadap markas TPN OPM di kabupaten yappen.

“Benar kami telah temukan tempat atau Camp Pelatihan TPM OPM di wilayah wadapi distrik Angkaisera kab. Kepulauan Yapen seluas 1,5 Ha. Waktu dilakukan penggrebekan TPM OPM melarikan diri yang berhasil ditangkap 1 orang atas nama Tedi John Muntia (26), pekerjaan anggota TPM OPM, alamat kampung Kabuena Distrik Angkaisera,” tegasnya

Dari hasil pemeriksaan bahwa yang bersangkutan adalah anggota pelatihan militer TPM OPM. Yang mana bahwa jumlah peserta latihan 230 orang. “Kini Tedi masih dalam pemneriksaan secara intensif,” paparnya.

Yang mana dari hasil penggerebekan, barang bukti yang ditemukan di TKP 2 bendera bintang kejora ukuran besar, 2 pucuk senjata rakitan, 4pucuk senapan angin, 20 puluh butir peluru/amunisi, 11 parang, 3 kampak, 2 tombak, 1 mesin genset, 1 mesin chainsaw, 1 unit sepeda motor, 6 terpal tenda besar.

Serta dokumen-dokumen latihan dan peralatan masak serta 2 papan besar dengan tulisan selamat datang di markas Kodam Saireri. “Saat ini yang bersangkutan sedang di periksa di Polres Yapen untuk selanjutnya untuk dilakukan sangkut pautnya dengan barang bukti yang di temukan. Rencananya kami juga akan mengejar pimpinan dari sekelompok seperatis ini,” tegasnya.

Baca juga:


Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help