Akademisi: Kahar Muzakkar Bukan Pemberontak

Apapun interpretasinya, kata 'pemberontak' ternyata menjadi sensitif di kalangan masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel).

Akademisi: Kahar Muzakkar Bukan Pemberontak
NET
ILUSTRASI

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Apapun interpretasinya, kata 'pemberontak' ternyata menjadi sensitif di kalangan masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel).

Hal yang tidak bisa di pungkiri, Sulsel pernah diwarnai aksi pemberontakan yang dialamatkan kepada ketua Darul Islam Tentara Islam Indonesia (DI/TII) Kahar Muzakkar pada era1950-an.

Buktinya, setelah bakal calon gubernur incumbent Sulsel Syahrul Yasin Limpo menggaungkan ajakan melawan pemberontak, timbul reaksi kecaman dari berbagai kalangan.

Ajakan Syahrul yang juga ketua pengurus daerah (PD) Forum Komunikasi Keluarga Putra Putri Purnawirawan ABRI (FKPPI) Sulsel, terlontar saat membuka rapat pimpinan daerah (rapimda) FKPPI XIX di baruga Sangiaseri, rumah jabatan gubernur di Makassar, kemarin.

Munculnya kecaman, bukan tidak mungkin lantaran kuatnya kepercayaan mayoritas masyarakat Sulsel, bahwa sosok Kahar bukan lah pemberontak. Alasan itu dibenarkan oleh dosen Sejarah Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar Dr Latif.

"Kahar Muzakkar bukan lah pemberontak. Kahar tidak pernah punya keinginan keluar dari Indonesia. Makanya, gerakannya disebut Negara Islam Indonesia, ada kata Indonesia-nya," ujar Latif kepada Tribun, Sabtu (9/6/2012).

Kahar, lanjutnya, tetap setia kepada Indonesia dan sila Pancasila, karena ia memperjuangkan Islam. Itulah cara Kahar memperjuangkan gagasan, dan mendapat simpati rakyat Sulsel, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara.

"Dulu dibentuk tentara teritorium tujuh, panglimanya adalah Alex Kawilarang. Panglima Kawilarang tidak disetujui masyarakat Sulsel. Rakyat  Sulsel terus menolak Alex yang juga orang Manado," papar Latif.

Karena orang Sulsel tidak setuju Kawilarang sebagai panglima, Kawilarang meminta Kahar datang ke Sulsel untuk membujuk mereka.

Kahar dipercayakan Kawilarang, karena saat itu merupakan militer senior di Bugis-Makassar. Bisa diblang, Kahar Muzakkar adalah 'neneknya militer' di Sulsel.

Halaman
123
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help