Selasa, 21 April 2015
Tribunnews.com

Diperkosa Hingga Melahirkan Anak

Kamis, 14 Juni 2012 07:59 WIB

Diperkosa Hingga Melahirkan Anak
IST
ILUSTRASI

TRIBUNNEWS.COM, KAYUAGUNG - NW (16) harus menyebarkan aibnya sendiri kepada semua pihak, melalui media massa.

Hal itu terpaksa ia lakukan, lantaran selama ini laporannya ke polisi tidak ada tanggapan sedikit pun. Walaupun rasa malu harus dirasakannya setelah diperkosa dan melahirkan anak dari pelaku yang diduga IS (35), tetangganya sendiri.

Menurut pengakuan warga Desa Sukapulih, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, peristiwa memilukan itu terjadi pada 5 Oktober 2011 silam pukul 23.00 WIB, di kebun kacang Desa Sukapulih.

"Waktu itu saya pulang berjalan kaki sendirian usai nonton TV di rumah paman saya. Saat di perjalanan, bertemu dengan pelaku dan langsung menarik saya ke kebun kacang,” ungkap NW kepada wartawan, Rabu (13/6/2012).

Di kebun kacang itulah, pelaku mengikat tangannya dengan tali rapiah, kemudian membekap mulut NW dengan sapu tangan.

"Sambil mengancam dengan pisau, dia memperkosa saya. Setelah itu dia mengancam agar saya tidak mengadu dengan keluarga. Jika tetap mengadu dia akan membunuh bapak dan keluarga saya," tutur NW menirukan apa yang dikatakan IS saat itu.

Pelaku, menurut NW, memperkosanya berulang-ulang, dengan ancaman.

Halaman12
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Sriwijaya Post
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas