• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 18 April 2014
Tribunnews.com

Diperkosa Hingga Melahirkan Anak

Kamis, 14 Juni 2012 07:59 WIB
Diperkosa Hingga Melahirkan Anak
IST
ILUSTRASI

TRIBUNNEWS.COM, KAYUAGUNG - NW (16) harus menyebarkan aibnya sendiri kepada semua pihak, melalui media massa.

Hal itu terpaksa ia lakukan, lantaran selama ini laporannya ke polisi tidak ada tanggapan sedikit pun. Walaupun rasa malu harus dirasakannya setelah diperkosa dan melahirkan anak dari pelaku yang diduga IS (35), tetangganya sendiri.

Menurut pengakuan warga Desa Sukapulih, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, peristiwa memilukan itu terjadi pada 5 Oktober 2011 silam pukul 23.00 WIB, di kebun kacang Desa Sukapulih.

"Waktu itu saya pulang berjalan kaki sendirian usai nonton TV di rumah paman saya. Saat di perjalanan, bertemu dengan pelaku dan langsung menarik saya ke kebun kacang,” ungkap NW kepada wartawan, Rabu (13/6/2012).

Di kebun kacang itulah, pelaku mengikat tangannya dengan tali rapiah, kemudian membekap mulut NW dengan sapu tangan.

"Sambil mengancam dengan pisau, dia memperkosa saya. Setelah itu dia mengancam agar saya tidak mengadu dengan keluarga. Jika tetap mengadu dia akan membunuh bapak dan keluarga saya," tutur NW menirukan apa yang dikatakan IS saat itu.

Pelaku, menurut NW, memperkosanya berulang-ulang, dengan ancaman.

"Selama 1,5 bulan IS mengulangi perbuatannya sebanyak tiga kali di lokasi berbeda. Setiap usai memperkosa, pelaku selalu meninggalkan ancaman yang sama. Setelah berjalan lima bulan, secara perlahan perut aku mulai besar. Ini menimbulkan kecurigaan dari kedua orangtua,” paparnya.

Setelah diperiksa ke bidan, ternyata NW dinyatakan telah hamil enam bulan. Tak ayal, M Ali (40), ayah korban, terkejut dan langsung menginterogasi NW.

"Saat kami desak, dia menceritakan sudah diperkosa oleh IS, tetangga kami. Selanjutnya masalah ini kami adukan ke kepala desa, ternyata pelaku mengaku tidak pernah memperkosa anak saya," kata Ali. (*)

BACA JUGA

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Sriwijaya Post
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
624031 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas