Papua Memanas

Polisi Temukan Ratusan Dokumen Papua Merdeka

Aparat keamanan gabungan TNI/Polri menemukan barang bukti (BB) berupa bendera Bintang Kejora dan alat-alat tajam serta buku-buku

Polisi Temukan Ratusan Dokumen Papua Merdeka
Tribunnews.com/CAS
Barang bukti yang disita polisi dari Penyisiran pasca kerusuhan siang tadi, Kerusuhan dipicu akibat tewasnya Pimpinan KNPB Maco Tabuni yang ditembak Tim Khusus Reskrim Polda Papua dan Mabes Polri saat yang bersangkutan hendak ditangkap dan mencoba melawan serta hendak merampas senjata milik aparat.

Laporan Kontributor Tribunnews.com, Chanry Andrew Suripatty

TRIBUNNEWS.COM, JAYAPURA - Aparat keamanan gabungan TNI/Polri menemukan barang bukti (BB) berupa bendera Bintang Kejora dan alat-alat tajam serta buku-buku dan dokumen Papua Merdeka di dalam asrama mahasiswa Universitas Cenderawasih, pascakerusuhan dan pembakaran rumah dan motor-motor warga di Perumnas III Waena, Kota Jayapura, Papua.

Dari pantauan Tribunnews.com di lokasi kejadian, sekitar tiga bangunan asrama yang dilakukan penyisiran, akhirnya polisi menemukan juga senjata-senajata tajam seperti panah dan parang serta baju-baju tentara berlambang Bintang Kejora.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait berapa banyak barang bukti yang dikumpulkan. Sebab aparat masih melakukan penyisiran di sekitar asrama, termasuk dalam kamar-kamar mahasiswa, pascakerusuhan yang terjadi dekat lokasi kejadian.

Asrama yang berjarak sekitar 2 kilometer dari lokasi kejadian, lansung dikepung aparat gabungan keamanan serta terlihat beberapa aparat melakukan pengejaran terhadap para pelaku kerusuhan yang lari ke hutan terdekat.

"Kami masih menginventarisir kerusakan harta benda yang terjadi, namun belum ada yang ditangkap, karena masih fokus pada pengejaran pelaku yang melakukan kerusakan dan membakar ruko dan mobil serta motor," ujar Kapolres Jayapura, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), Alfred Papare, SIK, kepada wartawan di Waena Abepura Jayapura.

Dari pantauan di lokasi kejadian, terlihat tiga mahasiswa yang diamankan petugas kepolisian dari hutan, namun dibawa kembali ke asrama, sementara barang bukti yang didapat, selanjutnya dibawa aparat kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.

Akibat kerusuhan tercatat sekitar 20-an motor-motor terbakar, dua mobil kijang Avanza dan sebuah mobil pick up terbuka serta sekitar 5 rumah toko (ruko) dan sebuah bengkel motor di Perumnas III Waena.

Kapolda Papua yang berada di lokasi saat penyisiran juga belum memberikan keterangan, karena data-data masih dihimpun bawahannya serta aparat gabungan TNI/Polri di lokasi asrama mahasiswa.

Tampak pascakerusuhan, beberapa warga yang rumah serta kiosnya terbakar, sedang melakukan pembersihan, walau tampak sebuah mobil masih mengeluarkan asap depan ruko dan motor-motor yang dibakar masih dalam garis line polisi berpita kuning.

Warga masyarakat yang berada dekat lokasi kejadian ikut menyaksikan tampak khawatir jika hal ini terulang lagi.

"Saya harap aparat kepolisian berjaga-jaga di sekitar sini dan di pusat-pusat keramaian, sehingga kerusuhan seperti ini tidak terjadi. Apalagi sampai ada pembakaran dan kerugian pada harta benda," ujar Timotius, salah satu warga yang berada di lokasi kejadian.

BACA JUGA:

Penulis: Chanry Suripatty
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help